PSSI

FIFA Denda PSSI Rp 643 Juta, Buntut Rusuh Saat Timnas Lawan Malaysia di GBK

FIFA menjatuhkan sanksi berupa denda kepada PSSI sebesar 45000 franc Swiss atau sekitar Rp 643 juta akibat kerusuhan penonton yang terjadi saat timnas Indonesia melawan Malaysia dalam kualifikasi Piala Dunia 2020 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) , Senayan.

Menurut laman resmi PSSI di Jakarta, Selasa (8/10), PSSI menyatakan, mereka menerima sanksi tersebut.
“PSSI menghormati proses hukum dan putusan dari FIFA. Kami akan segera memenuhi kewajiban kami dan mengevaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

PSSI menegaskan akan berupaya keras agar kerusuhan tersebut menjadi yang terakhir. Organisasi yang berdiri pada 19 April 1930 itu, berharap semua pemangku kepentingan dapat mempererat sinergi untuk mewujudkan nilai-nilai positif dalam sepak bola.

“Sepak bola harusnya menyatukan, mempromosikan keragaman budaya dan menyerukan sikap saling menghormati,” ujar Ratu Tisha.

Kerusuhan yang melibatkan suporter terjadi dalam pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, di mana timnas Indonesia meladeni Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 September 2019.

Akibat kejadian itu, pertandingan sempat dihentikan di babak kedua. Kericuhan berlanjut di akhir pertandingan. Sbobet Diblokir.

Suporter Indonesia bahkan terlibat bentrok dengan personel kepolisian di sekitar stadion, setelah laga selesai yang membuat suporter Malaysia harus diungsikan sementara ke tempat aman.

Peristiwa tersebut membuat pemerintah Indonesia meminta maaf secara resmi kepada pemerintah Malaysia.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *