Semua artikel oleh Promobola

Mendapat Banyak Dukungan, Modric Berjanji Segera Bangkit

Luka ModricLuka Modric baru-baru ini dikabarkan menderita cedera yang cukup serius ketika dirinya membantu Timnas Kroasia tampil menghadapi Italia beberapa waktu lalu. Cedera tersebut menurut tim dokter merupakan cedera yang lumayan parah sehingga memaksa sang pemain yang bersangkutan untuk absen sementara waktu.

Gelandang milik Real Madrid tersebut saat ini sudah divonis untuk absen dari pagelaran sepakbola sampai cederanya benar-benar pulih. Dan masa pemulihan yang harus ia jalani akan memakan waktu hingga tahun 2015 mendatang.

Terkait cedera yang ia alami, Modric pun sempat mendapatkan banyak dukungan dari berbagai pihak. Untuk itu lah dirinya pun tak lupa membalasnya dengan cara mengucapkan terima kasih kepada setiap orang yang telah mendukungnya untuk segera pulih dari cedera.

“Saya ingin berterima kasih pada rekan setim saya dan semua fans atas dukungan yang sudah saya terima,” tutur Modric pada RealMadrid TV.

Selain mengucapkan rasa terima kasih, Luka Modric juga mengungkapkan bahwa dirinya akan selalu bekerja keras dalam masa pemulihan agar mampu kembali bermain secepat mungkin. Ia juga berharap kondisinya akan lebih prima dari sebelumnya dalam waktu secepat-cepatnya.

“Saya akan bekerja keras untuk memulihkan diri secepat mungkin dan kembali dalam kondisi yang lebih kuat dari sebelumnya. Terima kasih sekali lagi dan Hala Madrid!” pungkasnya.

Santi Cazorla Akui Chelsea Sebagai Tim Terbaik Premier League

Santi CazorlaPenampilan impresif yang ditunjuka Chelsea dibawah asuhan Jose Mourinho musim ini memang menuai decak kagum dari berbagai kalangan, tak terkecuali bagi para rivalnya. Dan salah satu pihak yang mengagumi kinerja The Blues adalah Santi Cazorla yang merupakan gelandang milik Arsenal.

Menurutnya, sejauh ini Chelsea merupakan tim yang paling konsisten dalam menjalani setiap pertandingannya di ajang Premier League. Untuk itu lah Cazorla mengungkapkan bahwa The Blues saat ini merupakan klub terkuat yang berlaga di Liga Inggris.

“Di liga, Chelsea sekarang merupakan tim yang paling konsisten. Mereka adalah tim yang paling kuat,” tutur Cazorla menurut laporan yang diturunkan oleh El Confidencial.

Berbanding terbalik dengan Chelsea, saat ini Arsenal justru menjadi salah satu tim besar yang peformanya sedang tidak konsisten. Terakhir kali mereka menjalani pertandingan di Premier League adalah ketika harus menelan kekalahan atas Swansea City akhir pekan lalu.

Selain itu, tim yang diasuh oleh Arsene Wenger tersebut saat ini sedang terjebak di peringkat enam klasemen sementara Liga Inggris. Dengan koleksi 19 poin, saat ini Arsenal tertinggal cukup jauh dari Chelsea yang berada di puncak klasemen dengan selisih 12 poin.

Mourinho Akan Tetap Bertahan di Real

Madrid – Penyerang Real Madrid, Jose Callejon, mengatakan bahwa dirinya yakin pelatih Jose Mourinho akan bertahan di klub raksasa Spanyol itu setelah musim ini usai.

Beberapa media olahraga Spanyol melaporkan pada bulan lalu, bahwa Mourinho muak dengan buruknya hubungan di kamar ganti, dan berkali-kali menyebutkan mengenai kekalahan dari Barcelona, dan ingin hengkang pada akhir musim.

“Saya tidak berpikir kalau ia akan pergi sebab ia bahagia di sini,” demikian kutipan pernyataan Callejon yang dimuat harian olahraga, AS.

“Ia ingin bekerja dan melakukan hal-hal dengan benar. Saya melihatnya tetap tenang dan dengan hasrat untuk memenangi banyak gelar.”

Callejon, produk akademi sepak bola Real yang ditarik kembali dari Espanyol pada musim ini oleh Mourinho dengan kontrak berdurasi lima tahun, juga memuji pelatih Portugal tersebut.

“Ia memberi saya rasa aman dan kepercayaan diri yang banyak, sejak hari pertama. Ia bersih, langsung, berhadapan empat mata, dan karakter sepertu itu bagus untuk para pesepak bola.”

Mourinho bergabung dengan Real dari Inter Milan pada Mei 2010, dengan masa kerja berdurasi empat tahun.

Real berada di puncak klasemen Liga Spanyol dengan koleksi 55 angka, unggul tujuh angka dari pesaing terdekat, Barcelona.

Tembus Tim Inti Barca, Harus Kerja Dua Kali Lipat

TOKYO – Cesc Fabregas merasa dirinya lebih sulit menembus skuad utama Barcelona dibanding saat masih berseragam Arsenal. Tapi gelandang belia itu menyatakan sebuah keputusan tepat baginya kembali memperkuat klub semasa kecilnya, Barcelona di bursa transfer musim panas ini.

Maklum bila batin mantan kapten The Gunners itu sukar mencuri perhatian sang pelatih Josep Guardiola mencermati dengan seksama skuad Azulgrana yang dihuni pemain bintang seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta dan Lionel Messi. Padahal, di klub terdahulunya, Fabregas selalu menjadi utama Arsene Wenger di starting XI.

“Ini merupakan waktu yang tepat untuk pergi. Di klub ini, Anda harus bekerja dua kali lipat untuk mendapatkan tempat di tim inti,” kata Fabregas dikutip Four Four Two, Rabu (14/12/2011).

Fabregas pun melihat, kehidupannya sekarang di Barcelona lebih berat daripada di London. Sewaktu masih menetap di Inggris, dirinya masih bisa mendapat dorongan dan motivasi saat menelan kekalahan. Namun tidak dengan di Barcelona, ketika kekalahan tiba Fabregas harus siap menerima kritik luas.

“Di London, jika Anda kehilangan pertandingan, Anda masih bisa pergi makan malam. Anda hidup dengan orang-orang yang terus memotivasi Anda,” sambung jebolan Akademi La Massia tersebut.

“Namun di Barcelona, ketika semuanya berjalan lancar itu (Barcelona) menjadi klub terbaik di dunia. Tetapi ketika Anda sesuatu yang salah maka Anda akan dikritik,” Fabregas mengakhiri.

Lupakan Sunderland, Dan Fokus ke Tottenham

LONDON, Dalam sepekan ini Arsenal menderita dua kekalahan beruntun, masing-masing 4-0 dari AC Milan di ajang Liga Champions dan 2-0 dari Sunderland di Piala FA. Hasil itu praktis semakin mempersulit peluang mereka untuk kembali meraih gelar sejak 2005.

Wenger mengaku sangat kecewa dengan hasil tersebut. Ia pun menganggap timnya kurang beruntung karena jadwal yang sangat sulit. Namun ia berharap timnya bisa segera melupakan kekalahan tersebut.

“Saya rasa kami sudah berusaha tampil sebaik mungkin dan memberikan segalanya. Namun ini gim yang sulit dan kami kurang beruntung sehingga mengalami dua kekalahan berturut-turut. Jadwal yang sangat sulit sepertinya juga ikut berpengaruh terhadap hasil ini,” tuturnya.

Pada akhir pekan depan mereka juga akan menghadapi lawan yang sulit yaitu Tottenham. Walaupun begitu, Wenger mentargetkan meraih poin penuh dalam gim yang akan digelar di Emirates Stadium itu.

“Kekalahan ini harus menjadi pelajaran penting dan kami harus segera melupakannya untuk bisa fokus di pertandingan mendatang. Pekan depan kami harus menjamu Tottenham. Ini bukan gim yang mudah, tapi saya berharap kami akan meraih poin penuh.”

Suarez Seharusnya Kartu Merah

Striker Manchester United, Wayne Rooney tampaknya cukup serius menyaksikan laga Liverpool kontra Tottenham Hotspur dini hari tadi. Namun ada insiden yang dianggap Rooney janggal di laga yang berkesudahan 0-0 itu.

Menurut Rooney, striker Liverpool Luis Suarez harusnya diusir wasit setelah menendang perut gelandang Spurs, Scott Parker. Namun Suarez yang masuk menggantikan Dirk Kuyt di babak kedua hanya mendapat kartu kuning dari wasit.

Bagi Suarez, ini menjadi pertandingan pertamanya setelah menjalani hukuman delapan laga akibat kasus rasisnya kepada bek MU, Patrice Evra. Tak heran jika Suarez menjadi pusat perhatian di pertandingan itu, termasuk oleh para punggawa Iblis Merah.

Rooney pun langsung bernyanyi di akun twitternya. “Jika wasit melihat tendangan dari Suarez itu, seharusnya itu kartu merah,” tulis Rooney dilansir skysport.

Serangan Rooney kepada Suarez ini juga mendapat dukungan dari mantan kapten Manchester United, Gary Neville. “Suarez beruntung, wasit tak mengeluarkannya.”

Komentar Rooney di twitter ini sendiri mendapat respon beragam. Fans Liverpool tentu akan memilih menghujat Rooney yang tentu di lain pihak akan didukung pendukung MU.

Mendapat serangan, manajer Liverpool Kenny Dalglish justru enggan menanggapi nyanyian para punggawa MU itu. “Mengapa tidak kamu tanyakan kembali ke Rooney? Saya tidak melihat apa yang mereka tulis,” kata Dalglish.

“Jika Gary Neville atau Wayne berdiri di sana dan bertanya kepada saya maka saya akan jawab mereka tapi saya tidak yakin Anda dapat berbicara dengan mereka,” lanjut Dalglish.
Menariknya, kubu MU tentu akan diuntungkan jika Suarez mendapat kartu merah. Pasalnya, dua Merah ini akan kembali bentrok pada pekan depan. Dan melawan Liverpool tanpa Suarez seharusnya menjadi sebuah keuntungan bagi MU.

Chelsea, dan duo Manchester: United dan City Terancam Gugur Lebih Dini

Manchester: Dalam delapan musim sebelumnya, wakil Liga Premier Inggris selalu mampu menempatkan, minimal, tiga klub di babak knock-out Liga Champions. Di musim ini, rekor ciamik tersebut terancam pupus. Chelsea, dan duo Manchester: United dan City, mendapat kendala tajam guna mengikuti jejak langkah Arsenal yang sebelumnya telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar.

Dari ketiga tim tersebut, di atas kertas, peluang The Citizens dapat dikatakan paling sulit. Meskipun pasukan Roberto Mancini mampu mengalahkan Bayern Muenchen di kandangnya sendiri, Etihad Stadium, Rabu (7/12) lusa, kepastian lolosnya City sangat tergantung dari hasil pertandingan lainnya antara Villarreal dan Napoli. Kemenangan atas Muenchen tak akan berarti bagi City jika Napoli juga meraih hasil yang sama di Madrigal.

Posisi Chelsea pun di ujung tanduk. Walaupun bermain di kandang sendiri, Stamford Bridge, tamu yang akan dihadapi, Valencia, jelas bukan lawan yang enteng. Ada dua skenario yang dapat memastikan The Blues melangkahkan kaki ke babak knock-out, yaitu menang atau bermain imbang tanpa gol! Hasil seri lebih besar dari 1-1 justru akan meloloskan Los Che.

Terakhir, Setan Merah yang akan bertandang ke St Jakob Park, Basel. Di atas kertas, MU cuma membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke babak 16 besar. Namun, mengingat pertemuan kedua tim di Old Trafford, Basel masih mempunyai peluang untuk mengalahkan pasukan Sir Alex Ferguson yang kehilangan sejumlah pemain pilarnya, seperti Javier Hernandez, Tom Cleverly, dan Anderson.

Di lain sisi, meskipun mampu menghindarkan diri dari kekalahan di kandang Basel, MU tampaknya harus puas tampil sebagai runner-up grup. Pasalnya, Benfica hampir dapat dipastikan meraih peringkat puncak klasemen Grup C. Pasalnya, Benfica diyakini bakal sukses memetik tiga angka saat menjamu tim terlemah Otelul Galati di Estadio da Luz.

Faktor Lelah Bayangi Persebaya

BERITA BOLA  SURABAYA – Kelelahan menjadi ancaman skuad Persebaya karena tak sempat istirahat panjang di jeda kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Ketika kondisi belum sempurna, pekan depan tim berjuluk Bleduk Ijo itu sudah harus kembali berlaga menjamu PSMS Medan dalam laga perdana putaran kedua di Stadion Gelora 10 Nopember, Minggu (8/4/2012) mendatang.

Dengan demikian Otavio Dutra dkk hanya memiliki waktu sekitar sepekan untuk bersiap diri setelah menjalani libur tiga hari pasca laga uji coba lawan Negeri Sembilan FA. Waktu yang tipis membuat Persebaya mencoba menerapkan metode latihan lebih efektif dengan membagi dalam dua grup dalam latihan perdana Jumat (30/3/2012). Pada latihan pagi, separuh pemain berlatih di lapangan dan sebagian lainnya fitness.

Sedangkan sore harinya, giliran pemain yang sudah menjalani fitnes mendapat giliran berlatih di lapangan. Sebaliknya, pemain inti yang pagi hari berlatih di lapangan, seperti Otavio Dutra, Mat Halil, Mario Karlovic, dan Erol Iba mendapat giliran fitness sore tadi. Sementara sore kemarin, Sabtu (31/3/2012) seluruh pemain berlatih di Stadion Gelora Bung Tomo.

Pelatih Persebaya Divaldo Alves mengatakan, program latihan terpisah ini dilakukan untuk mengembalikan kebugaran pemain sekaligus persiapan menghadapi PSMS Medan.

“Kalau fitnesnya sore semua, terlalu banyak orang. Karena itu kami bagi dua, biar lebih efektif untuk mengembalikan kebugaran sekaligus juga tidak melupakan latihan teknik, ” ujarnya.

Ditambahkan entrenador asal Portugal, sesi berlatih selama dua hari ini difokuskan untuk unaerobic. “Meski kami jeda kompetisi, tapi pemain tidak istirahat seperti tim lain untuk itu perlu kita melatih kembali kekuatan otot dan kekuatan endurance setelah hanya libur tiga hari,” urai Divaldo.

Di antara seluruh pemain Persebaya, tiga pemain paling rawan mengalami penurunan kebugaran, yaitu Taufiq, Rendy Irawan dan Andik Vermansyah. Sebab, setelah membela Persebaya menghadapi Negeri Sembilan FA, ketiganya juga kembali tampil bersama Timnas Indonesia dalam laga ujicoba melawan Persijap Jepara, Jumat (30/3/2012) lalu.

Karena masih kelelahan, trio Persebaya ini mendapat jatah istirahat lebih dulu sebelum kembali berlatih. “Mereka diberi waktu istrahat dulu, karena kondisinya terkuras setelah membela Timnas harus segara bergabung dengan Timnas, ” ujar pelatih asal Portugal ini.

Namun Divaldo juga memberikan menu khusus kepada pemain lain dalam latihan di lapangan. Terutama pemebahanan organisasi di lini pertahanan. Bisa jadi ini dilakukan setelah kegegalan meraih poin penuh saat melawan Negeri sembilan lalu. Maklum, saat itu Persebaya sudah unggul dua gol lebih namun berhasil disamakan sehingga skor menjadi imbang 2-2.

Diakui Divaldo, meski merasa dirugikan dengan keputusan wasit dalam laga melawan Negeri Sembilan, namun harus ada yang dibenahi di lini belakang, “Salah satu memang hasil evaluasi laga terakhir ada kelemahan di pertahanan. Kalau pemain lebih fokus, tidak seharusnya kita kebobolan dua gol. Itu coba kita benahi, ” ujarnya.

Pembenahan lini belakang itu, lanjut Divaldo juga dilakukan sebagai salah satu persiapan menghadapi PSMS Medan. Meski sebenarnya Persebaya juga punya agenda berlaga di Piala Indonesia yang sudah bergulir. “Kami sudah harus fokus dulu PSMS. Piala Indonesia nanti dulu, lawan PSMS tinggal satu pekan, ” ingatnya.