Semua artikel oleh Promobola

‘Red Devils’ Tahan ‘The Blues’ 3-3

Laga seru tersaji, Minggu (5/2) malam saat tuan rumah Manchester United berhasil menahan imbang Chelsea 3-3 dalam laga lanjutan Liga Inggris 2011-2012.

Laga yang dihelat di Stadion Stamford Bridge itu, Javier Hernandez menjadi pahlawan MU usai mencetak gol di menit-menit akhir laga.

Chelsea unggul terlebih dahulu di menit ke-36 melalui gol bunuh diri bek MU Jonny Evans. Gol tersebut terjadi setelah Evans salah mengantisipasi umpan silang Daniel Sturridge.

Di menit-menit akhir babak pertama usai. Anak asuh Sir Alex Ferguson mempunyai peluang melalui sepakan keras Wayne Rooney. Petr Cech mampu menepis tendangannya. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua baru berjalan satu menit. The Blues berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui sepakan keras Juan Mata setelah memanfaatkan umpan bola silang dari Fernando Torres,

Selang empat menit kemudian, David Luiz berhasil memperlebar jarak menjadi 3-0 melalui gol sundulannya usai memanfaatkan umpan Mata. Di menit ke-58, Wayne Rooney berhasil memperkecil kedudukan menjadi 3-1 melalui gol yang dicetaknya dari titik penalti setelah Daniel Sturridge menjatuhkan Patrice Evra di kotak penalti.

Pada menit ke-69, lagi-lagi Rooney berhasil menipiskan skor menjadi 3-2 kembali melalui tendangan 12 pas setelah Ivanovic menjatuhkan Welbeck. Enam menit menjelang pertandingan usai, Javier ‘Chicharito’ Hernandez menjadi pahlawan The Reds Devil setelah mencetak gol melalui sundulan kepalanya yang gagal dihadang Cech.

Skor 3-3 bertahan hingga peluit panjang wasit Howard Webb dibunyikan. Dengan hasil ini, membuat MU berada di peringkat kedua dengan mengoleksi 55 poin dari 24 laga, terpaut 2 poin dari peringkat pertama, Manchester City.

Sementara itu, posisi Chelsea juga tidak berubah. The Blues masih menempati posisi keempat dengan mengoleksi 43 poin.

Susunan Pemain

Chelsea: Cech; Ivanovic, David Luiz, Cahill, Bosingwa; Meireles, Essien, Malouda; Sturridge (Oriol Romeu 70′), Torres, Mata

Manchester United: De Gea, Rafael (Paul Scholes 64′), Ferdinand, Evans, Evra, Valencia, Carrick, Giggs, Young (Javier Hernandez 63′), Rooney, Welbeck (Park Ji-Sung 85′)

De Gea Bisa Jadi Kiper Top MU

Peter Schmeichel dan Edwin Van der Sar adalah dua nama yang akan dikenang sebagai legenda oleh Manchester United. Kini kiper muda mereka, David De Gea digadang-gadang akan mampu berdiri sejajar dengan kedua kiper tersebut.

De Gea diboyong madrid dengan dari Atletico Madrid dengan harga yang cukup fantastis untuk seorang kiper yaitu 18,9 juta poundsterling. Harga tersebut merupakan nilai tertinggi kedua dalam sejarah untuk pembelian seorang kiper.

Akan tetapi, penampilannya di musim ini masih jauh dari kata memuaskan. Bahkan, kiper berusia 21 tahun ini banyak menerima kritikan. Hal paling parah adalah tempatnya sebagai kiper utama sempat tergantikan oleh Anders Lindegaard.

Meski begitu, salah satu mantan kiper Setan Merah, Gary Bailey tetap yakin bahwa kiper asal Spanyol ini akan mampu menyamai torehan dua kiper legendaris United. Untuk itu kiper muda United ini perlu bekerja keras guna menyamai capaian kedua kiper terbaik United tersebut.

“Davis masih sangat muda dan akan matang – yang mana harus dilakukan cepat oleh seorang kiper – tapi dengan Eric Steele dan manajer bekerja bersama dengannya, dia akan berpotensi menjadi salah satu kiper terbaik United. Akan ada waktu di mana kita kita akan membicarakan tentangnya yang telah setara dengan Schmeichel atau van der Sar,” ungkap Bailey.

“De Gea adalah orang yang mendapatkan jersey saat itu, dan yang terpenting baginya adalah ia telah menunjukkan banyak peningkatan selama musim kemarin.”

Ada Peluang Tottenham Hotspur Juara

TOTTENHAM – Gelandang Tottenham Hotspur Sandro menyatakan, timnya bisa meraih gelar pada kompetisi musim ini.
Sandro menyumbang gol saat timnya kalah 2-1 di Chelsea pada akhir musim lalu. Kedua tim akan kembali bertemu pada Jum’at (23/12) dinihari WIB, namun kali ini di White Hart Lane.
Sandro berharap dirinya bisa kembali mencetak gol ke gawang The Blues.
“Ini merupakan salah satu ingatan favorit saya selama berkarir di Spurs. Saya akan berusaha kembali mencetak gol,” ujar Sandro seperti dilansir goal.
“Ini bisa menjadi pertandingan sulit buat kami. Tapi, bagusnya kami bermain di kandang sendiri karena adanya dukungan yang sangat bagus.”
Spurs kini ada di peringkat ketiga, meski tertinggal tujuh poin dari sang pemuncak Manchester City. Saat ditanya London Evening Standard tentang peluang juara timnya, Sandro menjawab dengan penuh keyakinan.
“Kenapa tidak? Setiap pemain dalam kondisi bagus. Tim ini juga kuat dan pemain-pemain di bangku cadangan juga sangat bagus,” jawab Sandro.