Semua artikel oleh Promobola

Inilah 22 Kontestan Liga Champions Musim 2012-13

CHAMPION – Dengan selesainya seluruh kompetisi di Eropa, maka 22 dari 32 tim untuk babak grup sudah bisa dipastikan. Sementara sisa 10 tim lainnya akan menyusul dari babak kualifikasi.

Drawing pada fase grup akan digelar pada tanggal 30 Agustus mendatang, dengan juara di 4 liga utama di Eropa berada di pot unggulan yang berbeda. Manchester City berada di pot dua, Juventus dan Ajax berada di pot ketiga, sedangkan Borussia Dortmund di pot keempat bersama dengan Galatasaray dan juara baru Prancis, Montpeller.

Barcelona yang mendapat koefisien tertinggi UEFA berada di pot unggulan pertama bersama dengan Chelsea, Manchester United, Bayern Munchen, Real Madrid, Arsenal, Porto dan AC Milan. Nama besar paling mencolok bakal absen untuk gelaran Liga Champions musim depan adalah Liverpool, Inter Milan dan Lyon yang kehilangan kesempatan untuk bermain di partai final pada 25 Mei 2013 di Stadion Wembley.

Borussia Dortmund-Olympique Marseille Siapkan Jalan ke Liga Eropa.

Borussia Dortmund butuh kemenangan untuk bisa tetap ambil bagian di kompetisi Eropa lewat jalur Liga Europa, dengan harapan Olympiakos gagal di kandang Arsenal.

Menghadapi Olympique Marseille, Dortmund punya segalanya untuk bisa meraih hasil bagus. Selain komposisi tim yang komplet, Dortmund juga mendapat dukungan penuh dari fans mereka sendiri.

Sekarang tinggal bagaimana tim asuhan Juergen Klopp bisa mengaplikasikan instruksi pelatih di lapangan.

Sementara Marseille hanya butuh hasil imbang untuk lolos, dengan catatan Olympiakos kalah dari Arsenal.

Susunan Pemain:
Dortmund: Weidenfeller; Piszczek, Santana, Hummels, Schmelzer; Gündoğan, Kehl; Götze, Kagawa, Grosskreutz; Lewandowski

Marseille: Mandanda; Azpilicueta, Diawara, N’Koulou, Traoré; Mbia, Diarra, Lucho, Amalfitano, A Ayew; J Ayew

Torres Enggan Gabung Barca atau Madrid

TorresFinale12_croppedStriker veteran Chelsea, yang kini dipinjamkan ke AC Milan yakni Fernando Torres menegaskan bahwa dirinya tidak akan bermain bagi dua rakasas La Liga Spanyol, antara lain Barcelona dan Real Madrid di masa mendatang. Adapun jika dia berkesempatan untuk kembali merumpun di La Liga Spanyol, maka dia akan memprioritaskan Atletico Madrid, bermain untuk klub yang telah membesarkan karirnya di masa lalu.

“Sebenarnya saya berpeluang untuk bergabung dengan klub lain, akan tetapi AC Milan menunjukkan bahwa mereka memang begitu menginginkan saya”

“Saya belajar bagaimana rekan satu tim bermain, jadi saya bisa menemukan waktu yang tepat untuk pindah klub lagi. Suatu saat nanti, saya hanya bisa bermain untuk Atletico Madrid, Barcelona dan Real Madrid tidak berada dalam prioritas utama saya, yang paling utama adalah Atletico Madrid”

“Atletico sekarang sudah berada di level yan bagus, mereka maju selangkah demi selangkah dan saya mungkin telah melakukan sesuatu dengan hal tersebut. Saya juga merasa bangga karena berhasil memimpin Atletico Madrid ke Liga Primera Division” Demikian jelas Torres seperti yang kami lansir dari salah satu media Spanyol.

Seperti yang kita ketahui, Fernando Torres memang bermain untuk Atletico Madrid sejak masih bocah, dia kemudian menembus tim utama Los Rojiblancos pada tahun 2001 silam. Berhasil membawa Atletico Madrid naik ke La Liga Primera Division, sebelum akhirnya berpindah ke Liverpool pada tahun 2007. Sekarang, Torres yang sudah berusia 30 tahun bermain untuk AC Milan.

Sejauh ini, El Nino baru mencetak 1 gol dari empat pertandingan yang dia lakoni.

Conte Tegaskan Perburuan Scudetto Belum Berakhir

Allenatore Juventus, Antonio Conte, menegaskan bahwa timnya sama sekali belum memastikan gelar Scudetto musim ini kendati mereka memimpin dengan selisih tujuh poin di klasemen sementara Serie A.

Bianconeri juga baru saja dinobatkan sebagai Campioni d’Inverno usai menghajar Atalanta 3-0 akhir pekan lalu. Meski begitu, Conte enggan jumawa dan memilih tetap fokus hingga akhir musim.

“Musim ini sama sekali belum berakhir. Kami masih harus berjuang, dan itu tidak pernah mudah untuk memastikan gelar di akhir musim,” ujar Conte, seperti dilansir Tribalfootball, Senin (17/12/2012).

“Kami terus mencoba untuk membuktikan bahwa kami bisa memainkan sepakbola bagus dan terorganisir. Dan pada akhir hari kompetisi kami akan melihat di mana posisi kami,” paparnya.

Sementara itu mengenai kabar Juve akan memboyong Didier Droga juga dibantah oleh Conte. Menurut mantan pelatih Atalanta ini, dirinya belum membutuhkan tambahan pemain untuk mengisi lini depan skuad Si Nyonya Tua.

“Membicarakan transfer terlihat seperti tidak menghormati pemain yang berada di skuad kami saat ini, terutama pada momen seperti ini. Kami tidak akan membeli pemain bintang, karena kami tidak dalam posisi untuk melakukannya,” pungkasnya.

Peluang AC Milan ke Final Masih Besar

Pelatih Juventus, Antonio Conte sadar perjalanan timnya untuk menuju ke final Coppa Italia tidaklah mudah. Juventus harus kembali bertemu dengan AC Milan pada leg kedua nanti, 21 Maret 2012.

Menurut Conte, meski Milan kalah 1-2 tapi masih mempunyai peluang sama untuk melangkah ke final. Sebab, skuad asuhan Massimiliano Allegri adalah tim hebat.

“Kami masih memiliki pertandingan kedua yang juga sangat penting. Kami sama-sama masih mempunyai kesempatan ke final. Semuanya masih terbuka karena Milan adalah tim besar,” kata Conte seperti dilansir dari Football Italia.

Dalam laga itu, meski bermain di kandang lawan Juventus mampu mengejutkan tuan rumah, Milan. Juventus unggul terlebih dahulu pada babak kedua tepatnya menit 53 berkat gol Martin Caceres.

Pada menit 62, Milan mampu membalas dan menyamakan kedudukan lewat gol El Shaarawy. Tapi tujuh menit sebelum laga usai, Milan kembali kebobolan berkat gol Caceres.

Penampilan apik Caceres dengan menyumbang dua gol langsung mendapat sambutan hangat dari Conte. “Martin Caceres telah melakukan dengan baik dalam hal pertahanan. Tapi saya tidak bisa berkata apa-apa tentang gerakannya malam ini,” ujar Conte.

Tidak hanya Caceres, Conte juga memberikan poin kredit kepada Simone Padoin. Menurut dia, Padoin juga bermain apik sama halnya dengan pemain lainnya.

“Bukan hanya hasilnya yang penting, tapi para pendatang baru yang memiliki pemain besar. Seperti Simone Padoin telah melakukan gerakan taktis karena saya sudah mengenal dia saat di Atalanta,” tutur Conte.

Namun, secara keseluruhan Conte juga memuji penampilan anak asuhnya. Bagi Conte, anak asuhnya telah bermain dengan baik. “Tim ini telah mempunyai mimpi yang besar dan para pemain tahu jika ingin mencapai mimpi itu mereka harus bekerja, bekerja dan bekerja,” kata Conte.

Penonton Ramai, Skuad Garuda Sempat Nervous

Banyaknya penonton yang memadati Stadion Utama Gelora Bung Karno, di laga uji coba antara Timnas Indonesia dan Kamerun, sempat membuat para penggawa Timnas Indonesia nervous. Hal ini diakui oleh Wahyu Wijiastanto.

Menurut Kapten Timnas Indonesia itu, rekan-rekannya sempat mengaku gugup. Mereka sempat demam panggung didukung lebih dari 12 ribu pasang mata di laga yang dihelat Sabtu (17/11) itu.

“Teman-teman sempat bilang nervous. Ini pertama kalinya kita main di hadapan penonton banyak,” ujar Wahyu, di sesi konferensi pers usai pertandingan.

Nervousnya para penggawa Skuad Garuda ini nyaris mendatangkan petaka bagi mereka. Di awal babak pertama, Tonnie Cusell dan kawan-kawan jadi bulan-bulanan penggawa Timnas Kamerun. Beruntung kiper Endra Prasetya tampil ciamik. Serbuan demi serbuan para penggawa Indomitable Lions mampu dia redam.

“Di babak kedua, kita tampil lebih percaya diri. Teman-teman sudah memahami permainan lawan dan akhirnya bisa kita redam,” dia menandaskan.

Gusnul Jadi Pelatih Baru PSIS

SEMARANG – PSIS akhirnya memiliki pelatih baru. Kemarin, manajemen mengumumkan nama Gusnul Yakin sebagai pelatih yang akan membesut Skuad Mahesa Jenar hingga akhir kompetisi mendatang. Menurut rencana, Gusnul mulai melatih Donny Siregar dkk pada Selasa (1/5) besok.

”Gusnul akan menangani tim PSIS selama dua bulan atau hingga Juni mendatang. Mengenai detail kontraknya, pihak Jakarta (konsorsium) yang tahu,” kata Daniel Toto Indiono, Manajer PSIS.

Bergabungnya Gusnul Yakin ke PSIS membuat status pelatih lama Edy Paryono semakin tidak jelas. Hingga laga terakhir PSIS kontra Persikab dua hari lalu, manajemen belum menjelaskan kepastian status pelatih yang akrab disapa EP itu.

Daniel Toto juga tidak bersedia berkomentar seputar status EP. Dia hanya menegaskan posisi pelatih kepala di PSIS sangat penting. Apalagi kompetisi memasuki masa-masa yang sangat krusial dengan persaingan yang sangat luar biasa sengitnya.

”Kami harus segera bertindak untuk menghadapi persaingan yang sangat ketat ini. Manajemen berharap, kedatangan pelatih baru mampu memberikan kontribusi positif bagi PSIS,” imbuhnya.

Ada fakta unik mengenai masuknya Gusnul Yakin di PSIS. Kedatangannya ke Semarang menjadi momentum kedua bagi Gusnul menggantikan posisi Edy Paryono dalam menangani sebuah tim.

Sebelumnya, pada September 2009 lalu, Gusnul menggantikan posisi Edy Paryono di Persik Kediri. Saat itu Edy Paryono mundur dari jabatan karena tidak digaji.

Rooney Meminta Maaf Kepada Seorang Fans Setelah Mematahkan Tangannya

BERITA BOLA , LONDON – Pemain Manchester United Wayne Rooney minta maaf kepada penonton remaja Jamie Thomas setelah mematahkan pergelangan tangan bocah berusia sembilan tahun itu, terkena bola yang ditendangnya dalam pemanasan menjelang laga Lita Utama melawan Wolverhampton Wanderersafter, Ahad lalu.

Thomas, yang bermukin di Wem, Shropshire, saat itu berada di Molineux menyaksikan United untuk pertama kali dan ia mengangkat lengannya untuk menghentikan laju bola dari striker Inggris itu, yang mengarah kepadanya.

“Saya minta maaf kepada Jamie Thomas, saya akan menulis surat dan memberi kaos dengan tanda tangan saya dan akan saya kirim ke rumahnya,” kata Rooney dalam Twitternya, Kamis (22/3).

Thomas, yang duduk di barisan terdepan di lapangan Jack Harris Stand, mendapat perawatan dan tidak bisa menyaksikan pertandingan, demikian dilaporkan BERITA BOLA  dalam laman mereka (www.BERITA BOLA r.com).

“Para pemain sedang melakukan pemanasan dan Rooney serta (Javier) Hernandez melakukan beberapa tendangan, kata ayah bocah itu, Andy, mengomentarai cedera anaknya.

“Salah satu tendangan Rooney lepas mengarah kepada Jamie, sehingga ia spontan mengangkat tangan untuk menghentikannya, tapi ia masih terlalu kecil sehingga pergelangan tangannya patah,” kata Andy.

Thomas mendapat perawatan pertama di lapangan, sebelum dibawa ke rumah sakit. “Dokter mengatakan cedera tangannnya tidak parah dan akan sembuh dalam beberapa minggu ini,” tambah ayahnya.

Rooney mengatakan, ia tidak tahu tendangannya itu menimbulkan insiden kepada anak itu. Dalam pertandingan itu, pimpinan klasemen kompetisi liga itu memenangi pertandingan 5-0.