Semua artikel oleh Promobola

Suarez Seharusnya Kartu Merah

Striker Manchester United, Wayne Rooney tampaknya cukup serius menyaksikan laga Liverpool kontra Tottenham Hotspur dini hari tadi. Namun ada insiden yang dianggap Rooney janggal di laga yang berkesudahan 0-0 itu.

Menurut Rooney, striker Liverpool Luis Suarez harusnya diusir wasit setelah menendang perut gelandang Spurs, Scott Parker. Namun Suarez yang masuk menggantikan Dirk Kuyt di babak kedua hanya mendapat kartu kuning dari wasit.

Bagi Suarez, ini menjadi pertandingan pertamanya setelah menjalani hukuman delapan laga akibat kasus rasisnya kepada bek MU, Patrice Evra. Tak heran jika Suarez menjadi pusat perhatian di pertandingan itu, termasuk oleh para punggawa Iblis Merah.

Rooney pun langsung bernyanyi di akun twitternya. “Jika wasit melihat tendangan dari Suarez itu, seharusnya itu kartu merah,” tulis Rooney dilansir skysport.

Serangan Rooney kepada Suarez ini juga mendapat dukungan dari mantan kapten Manchester United, Gary Neville. “Suarez beruntung, wasit tak mengeluarkannya.”

Komentar Rooney di twitter ini sendiri mendapat respon beragam. Fans Liverpool tentu akan memilih menghujat Rooney yang tentu di lain pihak akan didukung pendukung MU.

Mendapat serangan, manajer Liverpool Kenny Dalglish justru enggan menanggapi nyanyian para punggawa MU itu. “Mengapa tidak kamu tanyakan kembali ke Rooney? Saya tidak melihat apa yang mereka tulis,” kata Dalglish.

“Jika Gary Neville atau Wayne berdiri di sana dan bertanya kepada saya maka saya akan jawab mereka tapi saya tidak yakin Anda dapat berbicara dengan mereka,” lanjut Dalglish.
Menariknya, kubu MU tentu akan diuntungkan jika Suarez mendapat kartu merah. Pasalnya, dua Merah ini akan kembali bentrok pada pekan depan. Dan melawan Liverpool tanpa Suarez seharusnya menjadi sebuah keuntungan bagi MU.

Chelsea, dan duo Manchester: United dan City Terancam Gugur Lebih Dini

Manchester: Dalam delapan musim sebelumnya, wakil Liga Premier Inggris selalu mampu menempatkan, minimal, tiga klub di babak knock-out Liga Champions. Di musim ini, rekor ciamik tersebut terancam pupus. Chelsea, dan duo Manchester: United dan City, mendapat kendala tajam guna mengikuti jejak langkah Arsenal yang sebelumnya telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar.

Dari ketiga tim tersebut, di atas kertas, peluang The Citizens dapat dikatakan paling sulit. Meskipun pasukan Roberto Mancini mampu mengalahkan Bayern Muenchen di kandangnya sendiri, Etihad Stadium, Rabu (7/12) lusa, kepastian lolosnya City sangat tergantung dari hasil pertandingan lainnya antara Villarreal dan Napoli. Kemenangan atas Muenchen tak akan berarti bagi City jika Napoli juga meraih hasil yang sama di Madrigal.

Posisi Chelsea pun di ujung tanduk. Walaupun bermain di kandang sendiri, Stamford Bridge, tamu yang akan dihadapi, Valencia, jelas bukan lawan yang enteng. Ada dua skenario yang dapat memastikan The Blues melangkahkan kaki ke babak knock-out, yaitu menang atau bermain imbang tanpa gol! Hasil seri lebih besar dari 1-1 justru akan meloloskan Los Che.

Terakhir, Setan Merah yang akan bertandang ke St Jakob Park, Basel. Di atas kertas, MU cuma membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke babak 16 besar. Namun, mengingat pertemuan kedua tim di Old Trafford, Basel masih mempunyai peluang untuk mengalahkan pasukan Sir Alex Ferguson yang kehilangan sejumlah pemain pilarnya, seperti Javier Hernandez, Tom Cleverly, dan Anderson.

Di lain sisi, meskipun mampu menghindarkan diri dari kekalahan di kandang Basel, MU tampaknya harus puas tampil sebagai runner-up grup. Pasalnya, Benfica hampir dapat dipastikan meraih peringkat puncak klasemen Grup C. Pasalnya, Benfica diyakini bakal sukses memetik tiga angka saat menjamu tim terlemah Otelul Galati di Estadio da Luz.

Faktor Lelah Bayangi Persebaya

BERITA BOLA  SURABAYA – Kelelahan menjadi ancaman skuad Persebaya karena tak sempat istirahat panjang di jeda kompetisi Indonesian Premier League (IPL). Ketika kondisi belum sempurna, pekan depan tim berjuluk Bleduk Ijo itu sudah harus kembali berlaga menjamu PSMS Medan dalam laga perdana putaran kedua di Stadion Gelora 10 Nopember, Minggu (8/4/2012) mendatang.

Dengan demikian Otavio Dutra dkk hanya memiliki waktu sekitar sepekan untuk bersiap diri setelah menjalani libur tiga hari pasca laga uji coba lawan Negeri Sembilan FA. Waktu yang tipis membuat Persebaya mencoba menerapkan metode latihan lebih efektif dengan membagi dalam dua grup dalam latihan perdana Jumat (30/3/2012). Pada latihan pagi, separuh pemain berlatih di lapangan dan sebagian lainnya fitness.

Sedangkan sore harinya, giliran pemain yang sudah menjalani fitnes mendapat giliran berlatih di lapangan. Sebaliknya, pemain inti yang pagi hari berlatih di lapangan, seperti Otavio Dutra, Mat Halil, Mario Karlovic, dan Erol Iba mendapat giliran fitness sore tadi. Sementara sore kemarin, Sabtu (31/3/2012) seluruh pemain berlatih di Stadion Gelora Bung Tomo.

Pelatih Persebaya Divaldo Alves mengatakan, program latihan terpisah ini dilakukan untuk mengembalikan kebugaran pemain sekaligus persiapan menghadapi PSMS Medan.

“Kalau fitnesnya sore semua, terlalu banyak orang. Karena itu kami bagi dua, biar lebih efektif untuk mengembalikan kebugaran sekaligus juga tidak melupakan latihan teknik, ” ujarnya.

Ditambahkan entrenador asal Portugal, sesi berlatih selama dua hari ini difokuskan untuk unaerobic. “Meski kami jeda kompetisi, tapi pemain tidak istirahat seperti tim lain untuk itu perlu kita melatih kembali kekuatan otot dan kekuatan endurance setelah hanya libur tiga hari,” urai Divaldo.

Di antara seluruh pemain Persebaya, tiga pemain paling rawan mengalami penurunan kebugaran, yaitu Taufiq, Rendy Irawan dan Andik Vermansyah. Sebab, setelah membela Persebaya menghadapi Negeri Sembilan FA, ketiganya juga kembali tampil bersama Timnas Indonesia dalam laga ujicoba melawan Persijap Jepara, Jumat (30/3/2012) lalu.

Karena masih kelelahan, trio Persebaya ini mendapat jatah istirahat lebih dulu sebelum kembali berlatih. “Mereka diberi waktu istrahat dulu, karena kondisinya terkuras setelah membela Timnas harus segara bergabung dengan Timnas, ” ujar pelatih asal Portugal ini.

Namun Divaldo juga memberikan menu khusus kepada pemain lain dalam latihan di lapangan. Terutama pemebahanan organisasi di lini pertahanan. Bisa jadi ini dilakukan setelah kegegalan meraih poin penuh saat melawan Negeri sembilan lalu. Maklum, saat itu Persebaya sudah unggul dua gol lebih namun berhasil disamakan sehingga skor menjadi imbang 2-2.

Diakui Divaldo, meski merasa dirugikan dengan keputusan wasit dalam laga melawan Negeri Sembilan, namun harus ada yang dibenahi di lini belakang, “Salah satu memang hasil evaluasi laga terakhir ada kelemahan di pertahanan. Kalau pemain lebih fokus, tidak seharusnya kita kebobolan dua gol. Itu coba kita benahi, ” ujarnya.

Pembenahan lini belakang itu, lanjut Divaldo juga dilakukan sebagai salah satu persiapan menghadapi PSMS Medan. Meski sebenarnya Persebaya juga punya agenda berlaga di Piala Indonesia yang sudah bergulir. “Kami sudah harus fokus dulu PSMS. Piala Indonesia nanti dulu, lawan PSMS tinggal satu pekan, ” ingatnya.

Isu Redknapp Gantikan Capello, Penampilan Spurs melorot.

LONDON — Kebetulan atau tidak, penampilan Tottenham Hotspur langsung menurun sejak bos mereka, Harry Redknapp, dirumorkan bakal menggantikan Fabio Capello sebagai manajer timnas Inggris. Ketidakpastian masa depan Redknapp disinyalir mengganggu mental pemain Hotspur.

Spurs menelan tiga kekalahan beruntun sejak tampil fantastis menggasak Newcastle United 5-0 pada 11 Februari. Namun sejak itu, mereka meneguk tiga kekalahan berturutan dari Arsenal, Manchester United, dan Everton. Dan tak tanggung-tanggung, gawang Tottenham Hotspur kebobolan sembilan gol dari tiga laga Liga Primer tersebut.

Redknapp membantah keras kekalahan skuatnya terkait rumor dirinya bakal menjadi manajer timnas Inggris. ‘’Itu benar-benar berita sampah,’’ tukas Redknapp seperti dikutip Tribalfootball.

Redknapp menegaskan bahwa skuatnya tetap bermain seperti biasanya. Mereka sama sekali tidak terganggu dengan isu manajer timnas Inggris. Menurut Redknapp, Tottenham Hotspur hanya kurang beruntung karena mereka menghadapi tiga partai berat lawan Manchester United, Arsenal dan Everton.

‘’Everton juga berhasil mengalahkan Manchester City dan Chelsea.. Mereka mantap,’’ kata Redknapp. ‘’Everton telah merebut keberuntungan tim-tim kuat.’’

Final Coppa Italia Dihelat di Olimpico

Roma – Otoritas Liga Italia akhirnya sudah memutuskan Olimpico Roma sebagai tempat perhelatan final Coppa Italia antara Juventus dan Napoli Mei mendatang.

Sebelumnya ada isu jika final Coppa Italia yang akan dilangsungkan 20 Mei akan mengambil tempat di Giuseppe Meazza, setelah sejak tahun 2008 selalu dimainkan di Olimpico dengan format satu kali laga final.

Sebelumnya memang format partai puncak menggunakan sistem home-away.

Namun, BERITA BOLA memberitakan jika akhirnya Olimpico tetap akan menghelat laga final antara Juve dan Napoli. Bianconeri ke final usai menyingkirkan AC Milan sementara Il Partenopei menyungkurkan Siena.

Tahun lalu Olimpico menghelat laga final antara Inter Milan kontra Palermo yang berakhir dengan kemenangan Nerazzurri dengan skor 3-1.

‘Red Devils’ Tahan ‘The Blues’ 3-3

Laga seru tersaji, Minggu (5/2) malam saat tuan rumah Manchester United berhasil menahan imbang Chelsea 3-3 dalam laga lanjutan Liga Inggris 2011-2012.

Laga yang dihelat di Stadion Stamford Bridge itu, Javier Hernandez menjadi pahlawan MU usai mencetak gol di menit-menit akhir laga.

Chelsea unggul terlebih dahulu di menit ke-36 melalui gol bunuh diri bek MU Jonny Evans. Gol tersebut terjadi setelah Evans salah mengantisipasi umpan silang Daniel Sturridge.

Di menit-menit akhir babak pertama usai. Anak asuh Sir Alex Ferguson mempunyai peluang melalui sepakan keras Wayne Rooney. Petr Cech mampu menepis tendangannya. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua baru berjalan satu menit. The Blues berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui sepakan keras Juan Mata setelah memanfaatkan umpan bola silang dari Fernando Torres,

Selang empat menit kemudian, David Luiz berhasil memperlebar jarak menjadi 3-0 melalui gol sundulannya usai memanfaatkan umpan Mata. Di menit ke-58, Wayne Rooney berhasil memperkecil kedudukan menjadi 3-1 melalui gol yang dicetaknya dari titik penalti setelah Daniel Sturridge menjatuhkan Patrice Evra di kotak penalti.

Pada menit ke-69, lagi-lagi Rooney berhasil menipiskan skor menjadi 3-2 kembali melalui tendangan 12 pas setelah Ivanovic menjatuhkan Welbeck. Enam menit menjelang pertandingan usai, Javier ‘Chicharito’ Hernandez menjadi pahlawan The Reds Devil setelah mencetak gol melalui sundulan kepalanya yang gagal dihadang Cech.

Skor 3-3 bertahan hingga peluit panjang wasit Howard Webb dibunyikan. Dengan hasil ini, membuat MU berada di peringkat kedua dengan mengoleksi 55 poin dari 24 laga, terpaut 2 poin dari peringkat pertama, Manchester City.

Sementara itu, posisi Chelsea juga tidak berubah. The Blues masih menempati posisi keempat dengan mengoleksi 43 poin.

Susunan Pemain

Chelsea: Cech; Ivanovic, David Luiz, Cahill, Bosingwa; Meireles, Essien, Malouda; Sturridge (Oriol Romeu 70′), Torres, Mata

Manchester United: De Gea, Rafael (Paul Scholes 64′), Ferdinand, Evans, Evra, Valencia, Carrick, Giggs, Young (Javier Hernandez 63′), Rooney, Welbeck (Park Ji-Sung 85′)

De Gea Bisa Jadi Kiper Top MU

Peter Schmeichel dan Edwin Van der Sar adalah dua nama yang akan dikenang sebagai legenda oleh Manchester United. Kini kiper muda mereka, David De Gea digadang-gadang akan mampu berdiri sejajar dengan kedua kiper tersebut.

De Gea diboyong madrid dengan dari Atletico Madrid dengan harga yang cukup fantastis untuk seorang kiper yaitu 18,9 juta poundsterling. Harga tersebut merupakan nilai tertinggi kedua dalam sejarah untuk pembelian seorang kiper.

Akan tetapi, penampilannya di musim ini masih jauh dari kata memuaskan. Bahkan, kiper berusia 21 tahun ini banyak menerima kritikan. Hal paling parah adalah tempatnya sebagai kiper utama sempat tergantikan oleh Anders Lindegaard.

Meski begitu, salah satu mantan kiper Setan Merah, Gary Bailey tetap yakin bahwa kiper asal Spanyol ini akan mampu menyamai torehan dua kiper legendaris United. Untuk itu kiper muda United ini perlu bekerja keras guna menyamai capaian kedua kiper terbaik United tersebut.

“Davis masih sangat muda dan akan matang – yang mana harus dilakukan cepat oleh seorang kiper – tapi dengan Eric Steele dan manajer bekerja bersama dengannya, dia akan berpotensi menjadi salah satu kiper terbaik United. Akan ada waktu di mana kita kita akan membicarakan tentangnya yang telah setara dengan Schmeichel atau van der Sar,” ungkap Bailey.

“De Gea adalah orang yang mendapatkan jersey saat itu, dan yang terpenting baginya adalah ia telah menunjukkan banyak peningkatan selama musim kemarin.”

Ada Peluang Tottenham Hotspur Juara

TOTTENHAM – Gelandang Tottenham Hotspur Sandro menyatakan, timnya bisa meraih gelar pada kompetisi musim ini.
Sandro menyumbang gol saat timnya kalah 2-1 di Chelsea pada akhir musim lalu. Kedua tim akan kembali bertemu pada Jum’at (23/12) dinihari WIB, namun kali ini di White Hart Lane.
Sandro berharap dirinya bisa kembali mencetak gol ke gawang The Blues.
“Ini merupakan salah satu ingatan favorit saya selama berkarir di Spurs. Saya akan berusaha kembali mencetak gol,” ujar Sandro seperti dilansir goal.
“Ini bisa menjadi pertandingan sulit buat kami. Tapi, bagusnya kami bermain di kandang sendiri karena adanya dukungan yang sangat bagus.”
Spurs kini ada di peringkat ketiga, meski tertinggal tujuh poin dari sang pemuncak Manchester City. Saat ditanya London Evening Standard tentang peluang juara timnya, Sandro menjawab dengan penuh keyakinan.
“Kenapa tidak? Setiap pemain dalam kondisi bagus. Tim ini juga kuat dan pemain-pemain di bangku cadangan juga sangat bagus,” jawab Sandro.