Semua artikel oleh Promobola

Wan-Bissaka Tak Terganggu Tekanan di Man United

Aaron Wan-Bissaka sudah pindah ke Manchester United dengan nilai transfer yang tinggi. Dia tak akan terganggu dengan tekanan.

Wan-Bissaka ditebus 50 juta pound sterling oleh Te Red Devils dari Crystal Palace. Dia sudah menjalani pertandingan pertama saat Man United mengalahkan Perth Glory dengan skor 2-0. Wan-Bissaka bermain 45 menit.

Dengan tebusan itu, Wan-Bissaka merupakan bek termahal Setan Merah. Beban untuk tampil baik pun ada di pundak pemain 21 tahun itu.

Wan-Bissaka akan ada di pos kanan pertahanan MU. Menempati pos yang selama ini diisi oleh Ashley Young, Antonio Valencia, atau Mateo Darmian.

Mengenai tekanan, Wan-Bissaka menanggapinya dengan santai. Dia menjadikannya motivasi untuk mengembangkan diri.

“Saya untuk tak fokus pada hal itu. Buat saya, cuma harus mengembangkan diri den kemampuan sebagai seorang pemain untuk membantu tim melangkah maju,” kata Wan-Bissaka di Standard. “Saya mengharapkan (tekanan) itu saat saya datang ke sini. Ini merupakan klub besar. Saya tak akan berada di sini kalau bukan karena Crystal Palace. Jadi, atensinya akan selalu di sana. Saya hanya harus memperagakan permainan saya dan tak memikirkan tekanan itu.”

“Saya ingin berkembang ke level berikutnya dan ini merupakan tim yang saya pikir bisa membantu saya melakukan itu.”

“Gaya bermain, cara untuk bekerja, intensitas –itu akan mengembangkan saya sebagai pemain. Saya selalu termotivasi untuk mencapai potensi terbaik,” dia menambahkan.

Menantang Piatek Patahkan Kutukan Jersey Nomor 9 Milan

Legenda Milan Andriy Shevchenko mengungkapkan, Krzysztof Piatek layak diserahi jersey nomor 9 AC Milan. Akankah Piatek mampu mematahkan kutukan nomor itu?

Mulai musim 2019/2020, striker Polandia itu memakai nomor 9. Piatek menanggalkan nomor 19 yang dipakainya di setengah musim pertamanya usai direkrut dari Genoa pada bursa Januari lalu.

Piatek telah membuktikan diri sebagai penyerang ulung di Serie A setelah membukukan total 30 gol di sepanjang 2018/19. Sedangkan di Milan, pemain berusia 24 tahun itu tampil menjanjikan dengan mengemas 11 gol dalam 21 penampilan di liga.

Kini Piatek akan memakai nomor ‘keramat’ itu. Di Milan, nomor 9 pernah dipakai striker-striker maut pada zamannya seperti Filippo Inzaghi, George Weah, dan Marco van Basten. Meski demikian, sejak Inzaghi tidak ada pemain nomor 9 Milan yang cenderung sukses. Mulai dari Alessandre Pato, Fernando Torres, Gonzalo Higuain hingga terakhir disandang Andre Silva.

“Dia sudah jelas pantas mendapatkan jersey nomor 9,” ungkap Shevchenko kepada Gazzetta dello Sport. “Cara dia masuk Milan, kealamiannya, gol-gol penting yang sudah dia cetak.”

“Itu adalah dampak yang besar dan sekarang tepat kalau Kris juga memiliki tanggung jawab akan sebuah kaus yang penting.”

Nacho Monreal Berharap Arsenal dan Koscielny Berdamai

Arsenal dan Laurent Koscielny tengah bersitegang. Salah satu pemain senior The Gunners, Nacho Monreal, berharap kedua pihak bisa berdamai.

Koscielny memicu ketegangan dengan Arsenal setelah menolak ikut tur pramusim. Bek tengah itu diyakini ingin kembali ke Liga Prancis, dengan Bordeaux jadi yang terdepan untuk mendapatkannya.

Bordeaux disebut-sebut tak ragu menyodorkan kontrak berdurasi tiga tahun kepada pemain 33 tahun tersebut. Durasi kontrak yang sama tak bisa diberikan Arsenal, salah satunya karena pertimbangan riwayat panjang Koscielny dengan cedera achilles.

Tindakan Koscielny disebut-sebut membuat Arsenal amat kecewa dan siap melepas sang kapten di harga 10 juta euro. Namun sebagian pemain Arsenal masih berharap kedua pihak bisa mengakhiri sengketa. Nacho Monreal yang sudah memperkuat Arsenal sejak 2012/2013 percaya Koscielny masih punya masa depan di klub.

“Yeah, kenapa tidak? Kami sangat menghormati Laurent karena dia sudah lama bermain di Arsenal, dia kapten kami,” ungkapnya dilansir Sports Mole.

“Ini adalah urusan antara klub dan dia. Yang saya inginkan adalah mereka memperbaiki masalahnya dan saya rasa mereka akan melakukannya,” tandasnya.

Bebaskan Neymar ke Mana Saja, asal Bahagia

Masa depan Neymar sedang dispekulasikan. Mantan pelatih timnas Brasil, Dunga, menyarankan agar semua pihak membebaskan keputusan si pemain asalkan bahagia.

Sejak meninggalkan Barcelona dan berlabuh di Paris Saint-Germain, Neymar dikabarkan tak betah. Pemain Brasil itu disebut-sebut ingin pulang ke Barca.

Rumor Neymar ingin kembali ke Blaugrana itu kian kencang setelah dia absen dalam latihan perdana bersama PSG. Selain itu, baru-baru ini, dia menyebut momen paling mengesankan dalam kariernya saat Barca membekuk PSG 6-1.

Dunga menyebut seharusnya Neymar mendapatkan tempat yang nyaman. Itu bisa membuat Neymar mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Sangat penting bagi dia untuk memilih tempat yang bisa membuat dia bahagia, di mana dia bisa menikmati permainan,” kata Dunga seperti dikutip AS.

“Orang-orang tidak memahami kalau pemain Brasil itu berbeda dengan pemain Eropa. Kami senang bermain-main, bersenang-senang, kalau tidak begitu kami tegang,” dia menambahkan.

“Saya berharap musim depan dia bisa menyuguhkan permainan yang menyenangkan dan menunjukkan potensinya. Itu semua ada di tangan dia. Dia memiliki kualitas dalam banyak hal, termasuk teknik. Dia melakukan apa yang seharusnya dilakukan seorang pemain dan sudah cukup matang,” dia menegaskan.

Jelang Persipura Vs Madura United, Jacksen: Beto cs Unggulan Juara

Persipura Jayapura akan menjamu Madura United di lanjutan Liga 1 2019. Pelatih Mutiara Hitam, Jacksen F. Tiago mengakui Sape Kerrap tim unggulan juara.

Persipura vs Madura United digelar di Stadion Mandala Jayapura, Selasa (16/7/2019) pukul 13.30 WIB. Laga ini menjadi debut kedua bagi Jacksen di Persipura. Dia baru ditunjuk menggantikan Luciano Leandro pada akhir pekan lalu.

Di Liga 1 2019, Madura United diperkuat banyak pemain bintang. Alberto ‘Beto’ Goncalves, Aleksandar Rakic, dan Greg Nwokolo merupakan beberapa di antaranya.

Oleh karena itu, Jacksen tak ragu memuji Madura United sebagai tim unggulan.

“Madura United saat ini seperti Persipura zaman dulu. Tim yang (sangat) diunggulkan untuk menjadi juara, tim yang punya kekuatan yang bagus. Semua tim mau mengalahkan mereka,” kata Jacksen dalam keterangan kepada wartawan di Jayapura, Senin (16/7/2019).

Ia menyadari, Persipura tidak akan mudah untuk mendapatkan poin dari Madura United. Mutiara Hitam sedang memburu kemenangan pertama. Di papan klasemen, posisi kedua tim sedang berbanding terbalik. Anak-anak asuhan Dejan Antonic menghuni posisi ketiga dengan raihan 14 angka. Sementara Boaz Salossa dkk berada di zona degradasi dengan raihan 4 angka.

“Kita lihat saja. Persipura dalam kondisi seperti sekarang akan bisa mengalahkan mereka,” kata Jacksen.

“Saya sudah mengamati permainan anak-anak. Saya pantau terus. Saya sangat yakin saya dan anak-anak sini kita punya ikatan yang lebih dari sekedar pemain dan pelatih. Meski sempat terputus, tapi begitu bertemu (kembali) sudah langsung connect,” katanya.

De Vrij Suka Gaya Melatih Conte

Antonio Conte tak butuh waktu lama untuk disukai oleh skuat Inter Milan. Hal itu seperti pernyataan Stefan De Vrij.

Conte ditunjuk menjadi pelatih Inter pada 31 Mei 2019. Lama menganggur usai pisah jalan dengan Chelsea, dia menggantikan Luciano Spalletti. Dengan begitu Conte baru dua pekan melatih La Beneamata.

Pertandingan pertama dengan Inter sudah dijalani Conte dengan mulus. Tim Biru-Hitam menuai kemenangan saat berhadapan dengan Lugano. Duel di Cornaredo Stadium, Minggu (14/7/2019), selesai 2-1 untuk kemenangan Inter. Stefano Sensi dan Marcelo Brozovic pencetak gol Inter.

De Vrij bermain selama 61 menit dalam laga itu. Dia digantikan Andrea Ranocchia.

“Saya suka pendekatannya, dia selalu positif dan dia menjelaskan dengan baik apa yang dia inginkan,” kata De Vrij di Omnisport.

De Vrij juga mengungkapkan pentingnya laga-laga pramusim untuk para pemain agar bisa lebih mengerti mau Conte.

“Laga ini dibutuhkan untuk membantu kami memahami apa yang diinginkan oleh pelatih dan bagaimana kami ingin bermain. Itu berjalan dengan baik, penting untuk bisa melakukan start seperti ini,” kata pemain asal Belanda itu.

Ditolak Barcelona, Teman Baik Messi Bakal Ditampung Manchester City

Manchester City dikabarkan punya wacana untuk menampung teman baik Lionel Messi semasa di FC Barcelona, Dani Alves.

Dani Alves berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama Paris Saint-Germain habis per Juni 2019.

Kabar dari Spanyol menyebut bahwa bek sayap timnas Brasil itu ingin kembali main bareng Lionel Messi, tetapi ditolak oleh FC Barcelona. Manchester City pun berusaha memanfaatkan celah yang terbuka.

Dilansir BolaSport.com dari Mirror, The Citizens siap memulai negosiasi untuk membawa Alves ke Etihad Stadium. Kabar lain dari Globo Esporte menyebut bahwa Alves akan segera kembali ke Eropa untuk mendengarkan tawaran dari dua klub.

Saat ini ia masih berada di negaranya seusai membantu Tim Samba menjuarai Copa America 2019. Andai memilih pinangan City, maka Alves bakal bereuni dengan pelatih Pep Guardiola. Mereka berdua punya kenangan manis ketika bekerja sama di Barcelona selama rentang waktu 2008–2012.

Empat tahun kerja bareng, Alves dan Guardiola menghasilkan 14 trofi untuk raksasa Catalunya. Alves mencatatkan 208 penampilan, 15 gol, dan 67 assist di bawah komando Guardiola.

Titisan Lionel Messi Milik Real Madrid Dikejar Banyak Wartawan Asia

Kehadiran Takefusa Kubo di skuat Real Madrid mampu menyedot banyak jurnalis dari Asia.

Titisan Lionel Messi dari Jepang, demikian julukan Takefusa Kubo, ikut rombongan Real Madrid ke Montreal untuk tur pramusim 2019.

Kedatangan pemuda berusia 18 tahun itu sudah dinantikan oleh pewarta asal Asia.

Menilik masa lalu, ia merupakan hasil didikan akademi sepak bola Barcelona.

Penyerang kelahiran Kawasaki itu bergabung pada 2011 atau ketika masih berumur 10 tahun.

Kubo mulai mencuri perhatian ketika mendulang 74 gol dari 30 penampilan di Liga Spanyol usia dini 2012–2013. Namun, pada 2015, Barcelona terbukti melanggar aturan perekrutan pemain usia muda sehingga Kubo tak diperbolehkan membela klub.