Arsip Kategori: Berita Bola

Pochettino Incar Kursi Manajer MU

Mauricio Pochettino tengah lowong setelah diberhentikan Tottenham Hotspur. Pochettino dikabarkan mau memanajeri Manchester United.

Pelatih berusia 47 tahun itu sedang menikmati liburan setelah kehilangan pekerjaannya pada November 2019. Namun demikian, Pochettino ingin langsung bisa bekerja lagi.

Beberapa klub top diyakini berminat menggaet Pochettino, seperti saja Arsenal, Bayern Munich, MU, dan Real Madrid. Dua klub yang disebut pertama memang sedang mencari pelatih permanen.

“Ada banyak klub dan sejumlah proyek menarik yang bisa saya terima penawarannya,” kata Pochettino belum lama ini. “Saya memang ingin kembali melatih di Eropa. Tapi sekarang tenang dulu selama beberapa hari dan lihat apa yang akan terjadi.”

Manchester Evening News melaporkan, Pochettino masih tertarik untuk menangani David de Gea cs. Pria asal Argentina ini sesungguhnya diproyeksi menjadi pengganti Jose Mourinho setelah didepak pada Desember 2018. Akan tetapi, posisi manajer MU akhirnya jatuh ke tangan Ole Gunnar Solskjaer, yang dipermanenkan setelah sukses memimpin skuatnya memenangi 14 dari 19 pertandingan sebagai caretaker.

Kabar ini akan membuat Solskjaer lebih tertekan. Manajer Norwegia itu belum mampu mengembalikan kilau MU di awal musim ini. Setan Merah terpuruk di peringkat sembilan klasemen Liga Inggris usai hanya meraup dua kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir.

Akhir-akhir ini muncul rumor bahwa manajer Norwegia itu bisa saja akan dipecat apabila MU kalah melawan Tottenham Hotspur dan Manchester City. Sekalipun rumor itu dibantah Solskjaer.

Meski demikian, Arsenal juga berpotensi menjadi tujuan Pochettino berikutnya. Pochettino disebutkan juga akan bersedia mendengarkan penawaran dari Arsenal kendati pernah menghabiskan lebih dari lima tahun melatih Tottenham.

Sempat Kaget Disoraki Fans Madrid, Bale Kini Tak Ambil Pusing

Gareth Bale terkejut saat disoraki fans Real Madrid terkait selebrasi kontroversialnya bersama timnas Wales. Namun Bale sudah mengerti bagaimana menghadapinya.

Bale jadi sorotan lewat perayaan yang ia lakukan usai mengantar Wales lolos ke Piala Eropa 2020. Selepas pertandingan, mantan pemain Tottenham Hotspur itu berpose dengan bendera Wales yang bertuliskan “Wales. Golf. Madrid. In that order.”

Saat kembali memperkuat Madrid, Bale dapat sambutan tak menyenangkan dari suporter. Dia disoraki saat tampil dalam dua laga kandang terakhir Los Blancos.

Bale mengaku kaget dengan reaksi suporter Madrid. Namun, seiring dengan waktu, Bale mengerti bagaimana menghadapi sorakan fans.

“Pertama kali itu terjadi, saya sedikit terkejut. Saya tidak tahu bagaimana menghadapinya, tapi seiring dengan waktu dan itu terjadi satu atau dua kali lagi, Anda mengerti bagaimana mengatasinya,” ujar Bale kepada BT Sport.

“Sekarang saya cuma mengangkat bahu. Dalam hal tertentu, itu seperti respek untuk menunjukkan bahwa pemain terbaik disoraki jika mereka tidak tampil bagus, saya mengerti itu.”

“Saya hanya harus terus bekerja keras, terus memberi bukti kepada fans apa yang bisa saya lakukan dan pada akhirnya sorakan itu berhenti dan Anda jalan terus dengan karier Anda seperti biasa,” katanya.

Ronaldo Diklaim Sombong Ketika Jadi Pemain Terbaik Liga Italia

Cristiano Ronaldo menjadi pemain terbaik Liga Italia 2018/2019. Sikap penyerang Juventus itu saat menyabet penghargaannya diklaim sedikit sombong.

Ronaldo memenangi gelar Pemain Terbaik Liga Italia dalam Gran Gala del Calcio 2019 di Milan, Selasa (3/12/2019), ketika CR7 juga gagal memenangi Ballon d’Or 2019 di saat bersamaan.

Jurnalis Italia, Tancedri Palmeri, mengkritik sikap Ronaldo saat mendapat gelar itu. Megabintang asal Portugal itu cuma menunggu di mobil sebelum namanya benar-benar diumumkan sebagai pemenang.

“Sulit dipercaya. Cristiano Ronaldo menunggu di mobilnya untuk sejenak saat mendapat gelar pemain terbaik Serie A! Kemudian pada saat bersamaan, dia akhirnya memasuki ruangan, dengan bodyguard-nya menyorot kamera dengan senter,” tulis jurnalis kawakan itu di Twitter-nya.

Sebelumnya, Palmeri juga menginformasikan bahwa Ronaldo sempat simpang siur akan menghadiri Gran Gala del Calcio 2019 di Milan. Pihak media Juventus mengaku tidak tahu apakah bintangnya akan datang atau tidak. Sikap Ronaldo itu banyak dicibir karena di saat bersamaan, Ronaldo juga kalah bersaing dengan Messi di Ballon d’Or. Ronaldo cuma menempati urutan ketiga dalam daftar pemungutan suara, di bawah Messi dan bek Liverpool Virgil van Dijk.

Kekalahan itu membuat Ronaldo kembali tertinggal dari Messi dalam jumlah gelar Ballon d’Or. Ronaldo baru punya lima bola emas, sementara striker Barcelona kini punya enam gelar pemain terbaik dunia versi France Football tersebut.

Hasil Undian Copa America 2020: Argentina Segrup dengan Chile

Dalam hasil undian Copa America 2020, Argentina berada satu grup dengan Chile. Ajang ini akan menggunakan format baru mulai edisi tahun depan.

Copa America 2020 akan dilangsungkan di Argentina dan Uruguay. Ini menjadi kali pertama turnamen Sepakbola terbesar Amerika Selatan tersebut dihelat di dua negara

Gelaran pada tahun 2020 hanya berjarak satu tahun dari edisi sebelumnya. Hal tersebut terjadi karena CONMEBOL kedepannya ingin menggelar ajang ini di tahun genap.

Format baru juga akan diberlakukan pada Copa America 2020. 12 negara yang berpartisipasi hanya akan dibagi menjadi ke dalam dua grup berdasar letak geografis.

Undian untuk babak fase Grup telah dilakukan pada Rabu (4/12/2019) Cartagena, Kolombia. Di Grup A, Argentina yang bertindak sebagai tuan rumah berada satu grup dengan Bolivia, Uruguay, Chile, Paraguay serta tim undangan, Australia.

Sementara di Grup B, tuan rumah Kolombia bakal bersua dengan Brasil yang berstatus sebagai juara bertahan. Di Grup ini juga bercokol Venezuela, Ekuador, Peru dan tim undangan lainnya Qatar.

Copa America 2020 akan dimulai pada 12 Juni 2020. Laga pembuka akan mempertemukan Argentina dengan Chile di La Bombonera.

Hasil Undian Babak Grup Copa America 2020

Grup A
Argentina
Australia
Bolivia
Uruguay
Chile
Paraguay

Grup B
Kolombia
Brasil
Qatar
Venezuela
Ekuador
Peru

Jadwal Liga 1 Hari Ini: Arema FC Vs Madura United

Ada satu pertandingan yang dimainkan di Liga 1 2019 hari ini. Sajiannya, Arema FC vs Madura United.

Duel Arema FC vs Madura United digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Jawa Timur. Pertandingan yang kick-off pada pukul 15.30 WIB itu, disiarkan langsung oleh Indosiar.

Arema FC sedang berupaya bangkit setelah tumbang dalam lawatan ke kandang Perseru Badak Lampung FC. Singo Edan tumbang 3-4. Misi bangkit itu didukung dengan catatan kandang yang bagus belakangan ini. Arema FC tak pernah kalah dalam 11 pertandingan terakhir dengan catatan sembilan kali menang dan dua kali imbang.

Semen Padang menjadi tim terakhir yang diterkam Arema FC. Kabau Sirah dikalahkan 0-1.

Sementara itu, Madura United malah sedang labil di kandang lawan. Ada dalam lima laga terakhir, ada sekali kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.

Jadwal Liga 1 2019, Jumat (8/10):

Arema FC vs Madura United — Pukul 15.30 WIB

Betapa Kecewanya Roma

AS Roma tumbang di markas Borussia Moenchengladbach akibat gol di injury time. Kekalahan ini membuat Roma kecewa berat.

Roma kalah 1-2 dari Gladbach di matchday 4 Grup J Liga Europa. Bertanding di Borussia Park, Jumat (8/11/2019) dini hari WIB, Roma yang kebobolan lebih dulu kemudian mencetak gol balasan di babak kedua.

Saat laga seperti akan berakhir imbang, Roma justru kebobolan. Marcus Thuram membobol gawang Pau Lopez di menit ke-95 untuk memberi Gladbach kemenangan. Javier Pastore menyuarakan kekecewaan Roma atas kekalahan ini. Apalagi timnya juga punya beberapa peluang bagus untuk mencetak gol.

“Ini sangat mengecewakan, karena kami bermain sangat bagus di babak kedua, menciptakan begitu banyak peluang dan akan baik-baik saja andai dapat satu poin mengingat posisi di klasemen,” ujar Pastore kepada Sky Sport Italia.

“Kami membuat beberapa kesalahan ketika dapat ruang terbuka saat menyerang balik, mungkin ada rasa lelah karena kami memainkan banyak pertandingan beruntun, tapi tidak boleh ada alasan.”

Kekalahan ini membuat Roma turun ke peringkat ketiga klasemen Grup J dengan lima poin dari empat laga. Mereka kalah head-to-head dari Gladbach dan tertinggal dua angka dari Istanbul Basaksehir.

Roma selanjutnya akan tandang ke markas Istanbul Basaksehir pada 28 November. I Lupi wajib menang jika ingin menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.

“Kami tahu kami perlu tampil luar biasa di Istanbul, dengan determinasi dan rasa lapar. Kami melakukannya malam ini, cuma sayang sekali kami kebobolan di menit terakhir,” kata Pastore.

Klopp Sindir Gaya Main City di Anfield Musim Lalu

Jelang Liverpool vs Manchester City, Juergen Klopp mengungkit pertandingan musim lalu. Menurutnya, The Citizens tidak bermain seperti biasanya di Anfield.

Big match dua tim teratas Liga Inggris itu tersaji di Anfield, Minggu (10/11/2019). Secara statistik, The Reds lebih diunggulkan kala bermain di kandang dan mereka butuh kemenangan demi melebarkan jarak di puncak klasemen Liga Inggris.

Dari enam duel terakhir kedua tim di Anfield, Liverpool meraih lima kemenangan dan hanya satu kali imbang. Hasil seri itu terjadi pada pertandingan liga musim lalu dengan skor 0-0.

Menjelang pertandingan, Klopp kembali mengungkit-ungkit hasil imbang kedua tim musim lalu. Menurut manajer asal Jerman tersebut, City memainkan permainan yang berbeda dari biasanya. Saat itu City mengejutkan dengan bermain bertahan dan menumpuk lebih banyak pemain di lini belakang. Mereka bahkan nyaris menang andaikan penalti Riyad Mahrez tidak gagal.

“Performa City di Liverpool musim lalu bisa jadi merupakan penghormatan terbesar yang pernah diberikan kepada tim saya. Begitulah adanya,” kata Klopp dikutip dari Metro.

“Mereka bermain sangat berbeda dengan yang biasa mereka lakukan, itu benar. Tetapi inilah sepakbola,” tambah dia. “Kami semua harus membuat rencana untuk satu pertandingan, dan dalam kasus khusus ini akan menghadapi salah satu tim terbaik dunia.”

“Kami bermain di kandang, dan musim lalu kami bermain di markas City di mana kami kalah dengan jarak 11 milimeter, kalau saja bola itu dihitung masuk maka hasilnya seri. Saya rasa itu akan pantas.”

“Jadi ini akan menjadi pertarungan yang ketat dan itulah yang terjadi ketika dua tim berkualitas tinggi saling berhadapan. Saya mengharapkan pertandingan yang sengit lagi,” tutup Klopp.

Rashford Sebut MU Bisa Saja Menang Lebih Besar

Manchester United tampil meyakinkan untuk mengalahkan Partizan Belgrade 3-0 di Grup L Liga Europa. Marcus Rashford berpendapat, skor bisa aja lebih besar.

MU menjamu Partizan di Old Trafford, Jumat (8/11/2019) dinihari WIB. The Red Devils mencetak dua gol melalui Anthony Martial dan Mason Greenwood di paruh pertama, sebelum Rashford menambahkan sebuah gol lain usai turun minum.

Di pertandingan itu, MU begitu dominan dengan memiliki keunggulan penguasaan bola mencapai 64%. Setan Merah juga menciptakan 14 percobaan (7 on target), dibanding Partizan yang hanya membuat dua percobaan tanpa satupun yang mengarah ke gawang.

Rashford menjadi salah satu pemain MU yang paling mengancam Partizan selama 66 menit di atas lapangan. Pemain Inggris itu tercatat melepaskan enam tembakan, yang empat di antaranya mengarah ke gawang lawan. Menurut dia, MU bisa saja menang dengan skor lebih besar lagi.

“Kupikir tadi itu adalah penampilan yang bagus tapi ada hal-hal yang bisa kami tingkatkan,” ujar Rashford kepada BT Sport usai pertandingan. “Kami mampu mencetak tiga gol, tapi bisa saja lebih banyak lagi.”

“Ada beberapa kali ketika aku terlalu maju ke depan, jadi tadi itu adalah pertandingan dengan jarak yang bagus tapi kami senang dengan tiga gol.”

Hasil ini mengantarkan MU lolos ke fase gugur Liga Europa dengan dua laga sisa. Pasukan Ole Gunnar Solskjaer itu mengumpulkan 10 poin hasil empat pertandingan untuk memuncaki klasemen sementara dengan keunggulan enam poin dari Partizan di peringkat ketiga.