Arsip Kategori: Berita Bola

La Nyalla Mundur dari Pencalonan Ketum PSSI?

La Nyalla Manttalitti, mantan Ketum PSSI (April 2015-November 2016), kembali mencalonkan diri dan menjadi calon kuat pemilihan Ketum PSSI 2019-2023. Namun, ditengah pencalonannya ada kabar dirinya akan mengundurkan diri karena kesibukan menjadi Ketua DPD RI yang baru. Benarkah akan mundur?

Nama La Nyalla masuk sebagai kandidat Ketum PSSI bersama 10 nama lainnya, yakni Arif Putra Wicaksono, Alven Hinelo, Benhard Limbong, Fary Djemy Francis, Mochamad Iriawan, Rahim Soekasah, Sarman El Hakim, Vijaya Triyasa, Benny Erwin, dan Yesayas Oktavianus.

Semua persyaratan menurut PSSI sudah cukup untuk La Nyalla maju sebagai kandidat. Namun soal isu bakal mundurnya La Nyalla, langsung ditanggapi oleh Ketua Komite Pemilihan PSSI Syarif Bastaman.

Syarif mengaku sudah mendengar selentingan itu, namun belum ada konfirmasi yang datang ke pihaknya.

“Belum ada konfirmasi resmi. Kalau mau mundur harus memberikan surat pengunduran diri secara legal. Kan majunya pakai surat resmi, mundur juga harus begitu. Sejauh ini belum ada,” kata Syarif seperti dikutip CNNIndonesia.com, Selasa (8/10).

Memang La Nyalla sempat ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan dana hibah saat menjadi Ketua Kadin Jawa Timur. Kongres Luar Biasa PSSI memaksa La Nyalla mundur.

Tapi, kemudian majelis hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis bebas La Nyalla pada 27 Desember 2016. Dengan keterangan resmi ini, maka La Nyalla yang telah menjadi Ketua DPD, berhak maju menjadi calon Ketum PSSI.

“Kalau dari surat-surat beliau (La Nyalla) sudah lengkap,” kata Syarif.

Sedangkan La Nyalla mengaku berani mencalonkan diri kembali sebagai Ketum PSSI karena desakan pemilih. “Saya maju karena permintaan voter. Saya hanya menjalankan amanah voter yang menghendaki saya mencalonkan diri dalam bursa kali ini,” tutur La Nyalla.

Teco Beri Bocoran Kekuatan Vietnam Jelang Hadapi Timnas Indonesia

Pelatih Bali United, Stefano Teco Cugurra, memberikan gambaran kepada timnas Indonesia dengan membeberkan kelebihan yang dimiliki timnas Vietnam.

Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Selasa (15/10) WIB. Laga tersebut akan tersaji setelah skuat Garuda melawan UEA pada Kamis (10/10) WIB.

Laga melawan Vietnam sendiri akan dilangsungkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Alasan pemindahan dari Stadion Gelora Bung Karno ke Stadion Kapten I Wayan, dikarenakan faktor keamanan.

Menghadapi Vietnam, timnas Indonesia mendapatkan bocoran dari pelatih Bali United, Stefano Teco Cugurra. Teco tak asing karakter dari para pemain Vietnam.

Ketika masih melatih Persija, Teco pernah berhadapan dengan klub Vietnam, Thanh Hoa sebanyak dua kali di ajang AFC Cup 2018. Satu laga berhasil dimenangkan oleh Persiha, sementara satu laga lainnya harus mengaku kalah dari Thanh Hoa.

Teco mengungkapkan bahwa pemain Vietnam memiliki kelebihan yang perlu diwaspadai oleh para penggawa skuat Garuda.

“Saya kira, tim disana (Vietnam) memiliki kedisiplinan yang tinggi. Waktu bertahan saya lihat mereka bagus. Saya pernah mengalaminya waktu di Persija,” ujar Teco dilansir dari jawapos.com

Skuat Timnas Indonesia Dapat Jamuan dari Kedubes RI di Dubai

Timnas Indonesia saat ini tengah berada di Dubai untuk menjalani persiapan jelang pertandingan melawan Uni Emirat Arab di tanggal 10 Oktober. Di sela persiapan, tim asuhan Simon McMenemy tersebut mendapat jamuan dari Kedubes RI di Dubai.

Skuat Timnas Indonesia sudah berada di Dubai sejak pekan lalu. Timnas Indonesia memilih tiba lebih awal untuk bisa beradaptasi dengan cuaca di Uni Emirat Arab.

“Timnas Indonesia dijamu Konjen dan Kedubes RI di Dubai pada Senin (7/10) malam. Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Uni Emirat Arab pada Kamis di Stadion Al Maktoum,” tulis PSSI dalam akun Instagramnya.

Nampak Simon McMenemy dan kapten tim Andritany Ardhiyasa ada dalam jamuan ini. Selain itu, beberapa penggawa lainnya seperti Rudolof Yanto Basna dan Wawan Hendrawan juga nampak.

Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab, Husin Bagis menyebut akan ada suporter yang datang langsung mendukung Tim Merah-Putih. Ini diharapkan dapat memberikan tambahan tenaga bagi Timnas Indonesia.

“Sangat bangga kami kedatangan Timnas Indonesia. Semoga dapat meraih kemenangan dalam pertandingan menghadapi UEA. Banyak pekerja Indonesia yang akan memberikan dukungan langsung ke stadion,” ucap Husin.

Timnas Indonesia sendiri punya beban untuk membawa hasil positif dari Uni Emirat Arab. Hal ini setelah meraih dua hasil negatif di pertandingan sebelumnya.

Pada pertandingan pertama, Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia. Sementara di pertandingan kedua giliran Thailand menang dengan skor 3-0.

Lebih dari Sepekan Melatih Persija, Begini Kesan Sudirman terhadap Edson Tavares

Sudah sepekan lebih Edson Tavares menukangi Persija Jakarta. Asisten pelatih Persija, Sudirman membeberkan apa yang sudah dilakukan pelatih asal Brasil tersebut dalam sejak resmi mengambilalih komando kepelatihan Persija pada 29 September 2019.

Sudirman mengatakan Edson sangat terbuka dalam menerima masukan mengenai kondisi tim. Dia selalu bertanya kepada para asisten pelatih yang sudah lama menangani Persija mengenai permasalahan apa yang ada di dalam tim.

“Coach Edson ini pelatih yang sangat familiar dengan kami, dia sangat mau menerima masukan, sangat mau bertanya apa yang kurang. Kami selalu berdiskusi tentang program latihan dan itu satu nilai positif bagi kami,” kata Sudirman.

Sudirman menambahkan Edson sudah mulai memetakan masalah-masalah apa yang sedang mendera Persija. Menurut Sudirman, Edson merasa dengan materi pemain yang dimiliki saat ini tidak seharusnya Persija ada di papan bawah.

“Dia juga melihat jadwal-jadwal pertandingan sebelumnya. Dia berpikir memang jadwal pertandingan Persija sangat padat,” ujar Sudirman.

Oleh karena itu, Edson memutuskan memberikan libur selama tiga hari kepada skuat Persija pada 4-6 Oktober supaya Ismed Sofyan dan kolega tidak mengalami kejenuhan.

“Harapan dia, setelah pemain diliburkan mereka bisa merefresh mental itu sehingga bisa pulih dan menatap laga ke depan lebih baik,” katanya.

Berdasarkan jadwal, Persija akan kembali bertanding pada 16 Oktober mendatang. Lawannya adalah Semen Padang.

Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ini Harga Tiket Pertandingan Uni Emirat Arab VS Timnas Indonesia

Uni Emirat Arab akan bertanding melawan Timnas Indonesia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia di Stadion Al Maktoum, Dubai tanggal 10 September. Federasi Sepak Bola Uni Emirat Arab (UAEFA) telah mengumumkan harga tiket untuk pertandingan ini.

Tiket pertandingan dibagi menjadi empat kategori yaitu VIP, Kategori 1, Kategori 2, dan Keluarga. Suporter tim tamu dalam hal ini Timnas Indonesia mendapat tribun khusus yang masuk menjadi kategori 2.

Untuk Kategori 2 tiket dijual dengan biaya $20 atau senilai 77 ribu rupiah. Harga ini sama dengan tiket di tribun keluarga.

Sementara itu Kategori 1 dilepas dengan harga $75 atau senilai 289 ribu rupiah. Tiket termahal yakni VIP dilepas dengan harga $300 atau senilai 1,1 juta rupiah.

Tiket pertandingan dapat dibeli di situs Platinum List. Pertandingan sendiri rencananya akan dihelat pada tanggal 10 September pukul 20.00 waktu setempat.

Timnas Indonesia sendiri punya beban untuk membawa hasil positif dari Uni Emirat Arab. Hal ini setelah meraih dua hasil negatif di pertandingan sebelumnya.

Pada pertandingan pertama, Timnas Indonesia kalah 2-3 dari Malaysia. Sementara di pertandingan kedua giliran Thailand menang dengan skor 3-0.

Harga Tiket dalam Satuan Uni Emirat Arab Dollar:

VIP: $300
Kat 1: $75
Kat 2: $20
Kat 2 (Suporter Tandang): $20
Keluarga: $20

FIFA Denda PSSI Rp 643 Juta, Buntut Rusuh Saat Timnas Lawan Malaysia di GBK

FIFA menjatuhkan sanksi berupa denda kepada PSSI sebesar 45000 franc Swiss atau sekitar Rp 643 juta akibat kerusuhan penonton yang terjadi saat timnas Indonesia melawan Malaysia dalam kualifikasi Piala Dunia 2020 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) , Senayan.

Menurut laman resmi PSSI di Jakarta, Selasa (8/10), PSSI menyatakan, mereka menerima sanksi tersebut.
“PSSI menghormati proses hukum dan putusan dari FIFA. Kami akan segera memenuhi kewajiban kami dan mengevaluasi agar kejadian serupa tidak terulang,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

PSSI menegaskan akan berupaya keras agar kerusuhan tersebut menjadi yang terakhir. Organisasi yang berdiri pada 19 April 1930 itu, berharap semua pemangku kepentingan dapat mempererat sinergi untuk mewujudkan nilai-nilai positif dalam sepak bola.

“Sepak bola harusnya menyatukan, mempromosikan keragaman budaya dan menyerukan sikap saling menghormati,” ujar Ratu Tisha.

Kerusuhan yang melibatkan suporter terjadi dalam pertandingan Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, di mana timnas Indonesia meladeni Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 September 2019.

Akibat kejadian itu, pertandingan sempat dihentikan di babak kedua. Kericuhan berlanjut di akhir pertandingan.

Suporter Indonesia bahkan terlibat bentrok dengan personel kepolisian di sekitar stadion, setelah laga selesai yang membuat suporter Malaysia harus diungsikan sementara ke tempat aman.

Peristiwa tersebut membuat pemerintah Indonesia meminta maaf secara resmi kepada pemerintah Malaysia.

Luca Toni Berharap Inter dan Napoli Hentikan Dominasi Juventus

Juventus sudah tak tersaingi di delapan musim terakhir. Musim ini Inter Milan dan Napoli bisa memberikan pertarungan yang lebih ketat.

Juventus musim lalu kembali memenangi Serie A. Mengumpulkan 90 poin di akhir musim, Bianconeri unggul 11 poin dari Napoli di posisi dua.

Itu merupakan Scudetto kedelapan berturut-turut Juventus. Dalam periode itu Juventus sudah mengatasi perlawanan Milan, AS Roma, dan Napoli dengan cukup baik, di mana jarak terdekat dengan rival adalah empat poin.

Musim ini diperkirakan ada pertarungan yang lebih ketat. Inter di bawah Antonio Conte sudah memulai musim dengan amat baik, sempurna di empat pekan pertama dan memimpin klasemen.

Nerazzurri kini dua poin di depan Juventus di posisi dua. Sementara Napoli menempel sang juara bertahan di posisi tiga dengan sembilan poin dari empat pertandingan. Luca Toni yang pernah memperkuat Juventus menilai secara komposisi skuat, Cristiano Ronaldo dkk masihlah yang terbaik. Tapi Inter dan Napoli juga disebutnya punya sesuatu yang dibutuhkan untuk menjegal Juventus.

“Juventus adalah yang terkuat. Mereka pada dasarnya punya dua tim yang terdiri dari 22 juara. Akan sulit buat tim lainnya, tapi Inter meningkatkan skuat di bursa transfer dan Napoli melengkapi tim mereka,” katanya dikutip AS.

“Akan bagus buat sepakbola Italia kalau tim-tim ini bisa bertarung untuk Scudetto. Mereka adalah yang terbaik: Inter, Napoli, dan Juventus,” imbuhnya.

Bisa Samai Rekor Gol Vardy di 11 Pertandingan Beruntun, Aguero?

Sergio Aguero menjadi satu-satunya pemain yang memungkinkan untuk menyamai rekor Jamie Vardy. Tapi, sebelum itu dia harus memperbaiki performa untuk lawan-lawan selanjutnya.

Aguero menyumbang satu gol lewat titik penalti saat Manchester City melumat Watford 8-0. Itu menandai bahwa Aguero sudah melesakkan gol di enam pertandingan Liga Inggris secara beruntun.

Catatan itu membuat Aguero memecahkan rekor milik Jose Antonio Reyes pada 2004/05 di Arsenal dan Wayne Rooney untuk Manchester United di 2011/12. Kedua pemain tersebut melesakkan gol di lima pertandingan beruntun.

Kini, Aguero dinanti untuk menyamai rekor Vardy, yang melesakkan gol dalam 11 pertandingan beruntun pada musim 2015/16. Pada saat itu juga Leicester City keluar sebagai juara Liga Inggris.

Ada lima pertandingan lagi untuk Aguero agar bisa mencapai catatan milik Vardy. Pertama adalah Everton pada akhir pekan ini. Aguero baru melesakkan dua gol dalam 13 pertandingan melawan The Toffees, rasio gol terburuk melawan tim yang dia hadapi lebih dari sekali.

Berikutnya adalah Crystal Palace, yang gawangnya harus bisa dirobek oleh Aguero. Striker asal Argentina itu baru membobolnya tiga kali dari dari sembilan pertemuan. Kemudian ada Wolverhampton Wanderers (satu gol dari empat pertandingan) dan Southampton (empat gol dari 11 pertandingan).

Bisakah Aguero tak berhenti mencetak gol?