Arsip Kategori: Liga Inggris

Kandidat Manajer Terbaik Premier League: Guardiola, Klopp, Pochettino & Nuno Santo

Premier League mengumumkan kandidat peraih gelar manajer terbaik musim ini. Mereka adalah Pep Guardiola, Juergen Klopp, Mauricio Pochettino, dan Nuno Santo.

Guardiola menjadi kandidat pemenang penghargaan tersebut setelah membawa Manchester City menuju gelar Premier League kedua beruntun. City saat ini memimpin persaingan dengan hanya satu pekan tersisa, mengoleksi 95 poin dan unggul satu poin saja dari Liverpool.

Keberhasilan Liverpool mendesak City dan membawa persaingan gelar berlangsung hingga pekan terakhir juga yang membawa Klopp masuk sebagai kandidat. Berkat sentuhannya, Liverpool musim ini tampil gemilang dengan 94 poin dari 37 laga dan baru kalah sekali.

Harus diakui ada ironi tersendiri jika melihat fakta bahwa Liverpool berpotensi meraih 97 poin tapi gagal merengkuh gelar juara.

Sementara itu Pochettino membawa Tottenham Hotspur selangkah lagi mengunci empat besar. The Lilywhites sementara ini ada di posisi empat, berjarak tiga poin dari Arsenal dengan keunggulan selisih gol yang telak (8 gol).

Jika tak ditimpa petaka di laga terakhir, Tottenham bakal lolos ke Liga Champions untuk empat musim beruntun di bawah arahan Pochettino. Sebagai catatan, musim ini Pochettino tak melakukan pembelian pemain sama sekali.

Nomine keempat adalah Manajer Wolverhampton Wanderers Nuno Espirito Santo. Tangan dingin Nuno membawa Wolves finis ketujuh pada musim pertama di Premier League setelah promosi dari Championship musim lalu.

Pemenang akan ditentukan dari pemungutan suara terbuka di situs resmi Premier League, lalu dikombinasikan dengan penilaian panel berisi ahli-ahli sepakbola. Pemungutan suara untuk umum akan ditutup pada Kamis (9/5/2019) pukul 18.00 waktu setempat dan pemenang penghargaan akan diumumkan pada Selasa (14/5) mendatang.

Liverpool Nikmati Balapan Juara Lawan City Sampai Pekan Terakhir

Liverpool bersaing ketat dengan Manchester City untuk menjadi juara Liga Inggris musim ini. Bek kanan The Reds, Trent Alexander-Arnold, menikmatinya.

Liverpool dan City menjadi kandidat kuat juara Liga Inggris 2018/2019. Untuk sementara, Liverpool menjadi penguasa papan klasemen dengan 82. City mengikuti di urutan kedua dengan nilai 80, namun masih memiliki satu laga tunda.

Alexander-Arnold percaya diri Liverpool bakal merayakan gelar juara pada 12 Mei 2019. Di tanggal tersebut Si Merah menjalani laga ke-38 atau yang terakhir di Liga Inggris menghadapi Wolverhampton Wanderers.

“Kami memiliki lima pertandingan dalam sebulan ke depan. Sangat menarik setiap kali memikirkan bahwa tidak ada yang tahu bagaimana akhir dari satu bulan ini. Sangat menyenangkan dan menarik,” kata Alexander-Arnold seperti dikutip situs resmi klub.

“Jelas, saya dan teman-teman saya, akan tampil mati-matian untuk meraih kesuksesan dan menjadikan 12 Mei sebagai hari yang indah,” dia menegaskan.

“Akhir pekan nanti akan menjadi laga yang masif. Itu akan menjadi pertandingan yang ingin ditonton semua orang,” ujar dia.

Sebelum menjalani laga terakhir menghadapi Wolves, Liverpool harus mengalahkan Chelsea akhir pekan ini. Kendati The Reds memiliki peringkat lebih baik ketimbang The Blues, namun tim besutan Juergen Klopp itu dibayangi kegagalan 2014 sehingga gagal menjadi juara. Pertandingan melawan Chelsea itu dihelat di Anfield, Minggu 914/4).

Setelah menghadapi Chelsea, Liverpool ditunggu oleh Cardiff City, Huddersfield Town, kemudian Newcastle United.

Kalahkan Southampton, Manchester City Kembali ke Jalur Kemenangan

Dua laga terakhir tak pernah menang membuat Manchester City mendapat tekanan, namun kemenangan berhasil mereka dapat kala bertandang ke St Marry Stadium markas dari Southampton.

City menang 3-1 dalam laga ini, Minggu (30/12/2018), mereka memotong jarak dari pemuncak klasemen Liverpool menjadi tujuh poin.

Southampton sempat merespon melalui gol dari Pierre-Emile Hojbjerg, usai City unggul lebih dulu melalui gol dari David Silva.

City beruntung ketika tendangan Raheem Sterling berbelok arah mengenai James Ward-Prowse untuk membawa mereka unggul 2-1. Tandukan Sergio Aguero di penghujung babak pertama menambah keunggulan tim tamu.

Bagi Aguero, gol ini adalah yang ke-50 di kancah Liga Primer Inggris saat dirinya tampil di bawah arahan manajer Pep Guardiola.

Akhiri Dua Laga Tanpa Kemenangan

“Sangat penting untuk menang setelah dua kekalahan dan para pemain melakukan apa yang harus mereka lakukan. Jika satu tim mencapai 100 poin dan kemudian setahun setelah membuat 45 di babak pertama itu tidak semuanya buruk,” ujar Pep Guardiola usai laga, dikutip dari BBC.

“Sebelum 1-1 kami bermain untuk mencetak lebih banyak peluang, kemudian mereka mencetak gol dan pertandingan itu lebih setara tetapi kami meneruskan dan mencetak gol kedua. Dalam pertandingan sebelumnya kami melakukan segalanya, dan pertama kali lawan tiba di babak kami, mereka mencetak gol.”

Tiga poin ini membuat City kembali naik ke posisi dua dengan 47 poin, terpaut 7 angka dari Liverpool di puncak klasemen. City membuat Tottenham Hotspur turun ke posisi tiga dengan 45 poin, setelah sebelumnya kalah dari tangan Wolverhampton Wanderers 1-3.

Bagi Southampton, mereka tetap berada di peringkat 17 dengan 15 poin. The Saints punya poin yang sama dengan Burnley di peringkat 18.

Susunan Pemain:

Southampton: McCarthy, Ramsay, Bednarek, Stephens, Targett, Romeu (Valery 59′), Ward-Prowse, Hojbjerg, Lemina (Redmond 46′), Elyounoussi, Austin (Long 68′)

Manchester City: Ederson, Zinchenko, Laporte, Kompany, Danilo, David Silva, Fernandinho (Walker 86′), Bernardo Silva, Sterling, Mahrez (Sane 84′), Aguero (Jesus 73′)

Hasil Liga Inggris 30 Desember 2018

Sebanyak lima pertandingan Premier League berlangsung pada Minggu (30/12/2018). Dua tim besar, Liverpool dan Manchester United membukukan kemenangan besar.

Liverpool menundukkan Arsenal 5-1. Dengan hasil itu, Liverpool menguasai klasemen dengan nilai 54 atau unggul tujuh poin dari pesaing terdekat, Manchester City.

Sementara itu, MU membukukan kemenangan 4-1 atas AFC Bournemouth. Itu adalah kemenangan ketiga dalam tiga laga terakhir MU sejak ditangani Ole Gunnar Solksjaer pada 19 Desember 2018.

Dengan kemenangan itu pula, MU mengancam Arsenal, yang hanya mengumpulkan satu poin dalam dua laga terakhir.

Berikut ini adalah hasil pertandingan dan klasemen Premier League per 30 Desember 2018.

Liverpool 5-1 Arsenal
Gol: Roberto Firmino 14, 16, 65 (penalti), Sadio Mane 32, Mohamed Salah 45 (penalti) ; Ainsley Maitland-Niles 11

Crystal Palace 0-1 Chelsea
Gol: – ; N’Golo Kante

Burnley 2-0 West Ham United
Gol: Chris Wood 15, Dwight McNeil 34 ; –

Southampton 1-3 Manchester City
Gol: Pierre Hojbjerg 37 ; David Silva 10, James Ward Prowse 45 (bunuh diri), Sergio Aguero 45
Kartu Merah: Pierre Hojbjerg 85

Manchester United 4-1 AFC Bournemouth
Gol: Paul Pogba 5, 33, Marcus Rashford 45, Romelu Lukaku 72 ; Nathan Ake 45
Kartu Merah: Eric Bailly 79 (Manchester United)

Hasil Manchester United vs Bournemouth, Skor 4-1

Hasil pertandingan antara Manchester United vs Bournemouth pada laga Liga Inggris pekan ke-20 ditutup dengan skor akhir 4-1 di Stadion Old Trafford, Senin (31/12) dinihari tadi.

Paul Pogba mengamuk, mencetak dua gol pertama Manchester United sebelum Marcus Rashford menambahkan gol ketiga pada menit-menit terakhir babak pertama. Namun Nathan Ake membalaskan satu gol sebelum paruh pertama usai.

Gol pertama Paul Pogba terjadi cukup cepat, menit kelima laga Liga Inggris di Old Trafford. Berawal dari satu gocekan Marcus Rashford di sisi kanan lapangan. Pemain Inggris itu berhasil mengecoh dua pemain lawan sebelum mengirim umpan silang ke depan gawang yang disambar oleh Pogba dalam kesempatan pertama. GOL! 1-0!

Setelah itu gol kedua terjadi jauh di dalam babak pertama, menit 33, saat satu umpan ke Antonio Valencia, lagi-lagi di sisi kanan lapangan, berhasil diumpankan balik ke arah Ander Herrera, yang mengirim umpan silang lambung ke depan gawang. Ada Pogba di sana menyambut bola dengan sundulan tipis, masuk ke gawang yang dijaga kiper Asmir Begovic. GOL! 2-0!

Menit 44 terjadi gol ketiga yang terjadi dengan mudah oleh Setan Merah, lagi-lagi melalui sisi kanan lapangan. Kali ini Anthony Martial mengirim umpan lambung dari sisi kanan kotak penalti, disambut dengan sliding oleh Rashford, mengirim bola ke sudut lain gawang Asmir Begovic dan GOL! 3-0! Pada detik-detik terakhir masa extra time babak pertama, Nathan Ake membalaskan satu gol bagi Bournemouth, mengubah skor menjadi 3-1, masih untuk keunggulan Manchester United.

Sekedar mengingatkan, jika skor kemenangan ini bertahan sampai akhir maka ini merupakan kemenangan ketiga dari tiga di bawah manajer anyar sementara, Ole Gunnar Solskjaer. Sebelum ini Setan Merah berhasil menjerumuskan Cardiff City dengan skor 5-1, sebelum menghempaskan Huddersfield 3-1.

Selain itu, semakin bagus penampilan Manchester United, semakin kecil kemungkinan Jose Mourinho mendapatkan pekerjaan bagus di klub-klub besar Eropa. Jelas terlihat peran pemain yang dijuluki “virus” oleh Mourinho, Paul Pogba, pada pertandingan malam ini.

Setelah 10 menit waktu babak kedua berjalan, Setan Merah menyiksa pertahanan Bournemouth. Lebih mungkin mereka mencetak gol daripada kebobolan gol kedua oleh tim tamu. Menit 70 akhirnya Rashford, yang mencetak gol ketiga The Red Devils malam ini, ditarik keluar. Ia digantikan Romelu Lukaku. Dan pemain pengganti asal Belgia ini mencetak gol keempat Manchester United hanya selang dua menit saja sejak masuk.

Paul Pogba, yang sudah mengantongi dua gol, mengirim umpan lambung ke depan gawang. Sepertinya sedikit dalam posisi offside, tapi Lukaku berhasil menyambar bola dan GOL! 4-1! Selang tiga menit hampir saja Pogba mencetak gol ketiganya. Dari tepi kotak penalti ia mengirim tembakan keras, tapi berhasil diblok oleh kiper Asmir Begovic.

Dan saat pertandingan tersisa 12-13 menit lagi, bek The Red Devils Eric Bailly terkena kartu merah. Ia melakukan tantangan sangat keras terhadap Ryan Fraser di garis setengah lapangan dan wasit Lee Mason tanpa ragu mencabut kartu merah.

Selama 10 menit terakhir pertandingan, hanya ada 10 Setan-setan Merah di atas lapangan tapi Bournemouth sudah terlihat sebagai tim yang pasrah kalah, tak bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Tak ada pejuangan untuk mencetak gol balasan.

Hasil pertandingan Manchester United vs Bournemouth akhirnya ditutup dengan skor akhir 4-1. Ini merupakan kemenangan ketiga dari tiga pertandingan di bawah asuhan manajer sementara Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer. Dengan hasil ini maka Setan Merah mengukuhkan posisi di urutan 6 klasemen Liga Inggris, tiga poin di bawah Arsenal, yang kalah 5-1 dari Liverpool, Sabtu (30/10) malam.

Urutan 4-7 Klasemen Liga Inggris:

Chelsea 20 game, 13 menang, poin 43
Arsenal 20 game, 11 menang, poin 38
Manchester United 20 game, 10 menang, poin 35
Wolverhampton 20 game, 8 menang, poin 29

Susunan Pemain

MAN UNITED : David de Gea; Ashley Young (c), Eric Bailly, Victor Lindelof, Luke Shaw; Ander Herrera, Nemanja Matic, Paul Pogba; Jesse Lingard, Marcus Rashford, Anthony Martial. Cadangan: Andreas Pereira, Phil Jones, Juan Mata, Sergio Romero, Marouane Fellaini, Matteo Darmian, Romelu Lukaku.

BOURNEMOUTH : Asmir Begovic; Steve Cook, Nathan Ake, Charlie Daniels; Jordon Ibe, Junior Stanislas, David Brooks, Andrew Surman (c), Diego Rico; Callum Wilson, Joshua King. Cadangan: Jefferson Lerma, Tyrone Mings, Jack Simpson, Ryan Fraser, Artur Boruc, Jermain Defoe, Lys Mousset.

Klopp: Liverpool Seharusnya Bisa Menang Lebih Besar

Liverpool menang telak 4-0 saat menjamu Newcastle United di laga Boxing Day. Manajer Liverpool Juergen Klopp percaya selisihnya seharusnya bisa lebih besar.

Liverpool menang 4-0 saat menjamu Newcastle di Anfield, Rabu (26/12/2018) malam WIB pada laga Boxing Day Premier League. Gol-gol disumbangkan oleh Dejan Lovren, Mohamed Salah, Xherdan Shaqiri, dan Fabinho.

Kemenangan ini memperpanjang start tak terkalahkan ‘Si Merah’ di liga musim ini. Liverpool belum kalah di 19 pekan, memenangi 16 laga dan berimbang di tiga lainnya.

Anak-anak asuh Klopp tampil begitu dominan atas Newcastle, menguasai bola hingga 75,5% seperti dicatat whoscored. Liverpool melepaskan 16 tembakan dengan separuhnya mengarah ke gawang.

Sementara tim tamu cuma punya enam percobaan, di mana cuma dua yang on target.

“Awal pertandingan, secara serangan kami sangat hidup. Sementara di pertahanan agak tengah-tengah, saya tak terlalu menyukainya,” ujar Klopp kepada BBC.

“Terlepas dari itu, keseluruhan permainan sangatlah bagus, kami bisa saja mencetak gol lebih banyak. Kans-kansnya sudah ada dengan pergerakan yang fantastis.”

“Sampai akhir, kami ingin mengontrol pertandingan tapi juga terus ingin bikin gol. Sulit membongkar formasi Newcastle, mereka bekerja keras tapi anak-anak menjaga fokus di laga dan menuntaskan pekerjaan,” imbuhnya.

Liverpool kian kukuh di puncak klasemen, dengan kini mengoleksi 51 poin dari 19 laga. Anak-anak Merseyside unggul enam poin dari Tottenham Hotspur, yang kini berada di posisi dua usai menyalip Manchester City.

Tetaplah Rakus, Liverpool!

Liverpool menguasai puncak klasemen Premier League saat Natal. Kini ditunggu Newcastle United, ‘Si Merah’ dituntut tetap lapar dan rakus.

Liverpool bercokol nyaman di puncak klasemen Premier League saat Natal. Mengoleksi 48 poin dari 18 pekan, anak asuh Juergen Klopp empat poin di depan Manchester City yang jadi rival terdekat.

Belum terkalahkan sejak awal musim, Liverpool pun terus membangun kepercayaan diri. Anak-anak Merseyside sudah memetik 15 kemenangan sejauh ini dan berimbang hanya di tiga kesempatan.

Tak cuma itu, Liverpool juga dalam rangkaian tujuh kemenangan beruntun. Tapi yang jadi kekhawatiran Klopp bukanlah soal kepercayaan diri, justru soal kelengahan.

Liverpool disebutnya sudah menunjukkan karakter yang bagus saat menumbangkan Wolverhampton Wanderers 2-0 pada Sabtu (22/12/2018) lalu. Itu menunjukkan tim tak besar kepala usai mengatasi Napoli di Liga Champions dan ManchesterUnited di liga pada dua laga sebelumnya.

Kali ini Klopp mau melihat ambisi yang sama, saat menjamu Newcastle di Anfield, Rabu (26/12/2018) malam WIB. Di atas kertas Liverpool amat diunggulkan.

Newcastle ada di posisi 15 saat ini, baru memetik empat kemenangan dan sudah menelan sembilan kekalahan sejauh ini.

“Hal terpenting bagi kami adalah reaksi setelah memenangi laga sebelumnya, itulah sebabnya partai melawan Wolves adalah tantangan yang besar,” ujar Klopp dikutip Sky Sports.

“Karena kami baru melawan United beberapa hari sebelumnya, dan sebelum itu menghadapi Napoli. Anda berada di panggung besar pada laga-laga itu.”

“Lalu menuju ke Wolverhampton, tak cuma di pikiran para pemain tapi juga di benak orang-orang, Anda bisa sedikit kehilangan fokus. Jadi saya sangat senang dengan sikap kami.”

“Itulah yang kami butuhkan, untuk tetap lapar, rakus, dan fokus ke pekerjaan. Itulah yang harus kami lakukan melawan Newcastle,” ungkapnya.

MU Perpanjang Kontrak Chris Smalling

Chris Smalling memastikan diri bertahan lebih lama di Manchester United. Smalling baru saja teken kontrak baru sampai 2022 dengan opsi tambahan setahun.

Smalling bergabung dengan MU pada 2010 ketika direkrut oleh Sir Alex Ferguson dari Fulham. Sampai saat ini, pesepakbola berusia 29 tahun itu telah tampil di lebih dari 300 laga di semua kompetisi.

Smalling telah membantu MU memenangi dua Premier League, satu Piala FA, Piala Liga, dan Liga Europa. Dengan kontrak baru itu, berarti Smalling akan berada di MU selama 12 tahun.

“Ini menjadi musim kesembilan saya bersama klub. Saya sangat senang bisa melanjutkan perkembangan bersama tim ini,” kata Smalling.

“Menjadi kebanggaan besar bermain untuk MU dan kami sekarang akan berkonsentrasi penuh pada jadwal padat yang ada di depan mata.”

Di musim ini, Smalling telah diturunkan Jose Mourinho di 18 pertandingan MU. Pada Minggu (16/12/2018), bek Inggris itu akan memperkuat timnya saat menghadapi Liverpool di Anfield.

“Saya sangat gembira Chris telah menandatangani kontrak baru. Selama ini Chris telah bersama klub selama bertahun-tahun dan sekarang menjadi salah satu pemain senior di dalam skuat kami,” sahut manajer MU itu.