Arsip Kategori: Liga Italia

PSG Tantang Milan di Dubai

AC Milan mengkonfirmasikan kalau mereka akan bertemu Paris Saint-Germain (PSG) dalam libur musim dingin nanti di ajang Dubai Emirates Challenge.

I Rossoneri akan pergi ke Dubai untuk melakoni training camp selama jeda Serie A pada 29 December nanti. Skuad asuhan Massimiliano Allegri ini akan berada di sana hingga 5 januari nanti, demi persiapan melawan Atalanta pada 8 Januari.

Di Dubai nanti, mereka akan melakoni beberapa partai persahabatan di Dubai, termasuk pertandingan melawan tim asuhan eks allenatore Milan, Leonardo. Dijadwalkan keduanya akan bertemu pada 4 Januari di Stadion Al Ahli untuk Emirates Challenge.

Dari beberapa perkembangan berita terbaru, konon mantan bintang Milan, David Beckham akan bergabung dengan Javier Pastore dan PSG dalam laga nanti. Belum jelas, apakah Beckham sepakat bersama Leonardo atau hanya ‘numpang’ berlatih seperti yang pernah ia lakukan bersama Tottenham akhir tahun lalu. (Ns)

Jovetic Berharap Gantikan Del Piero

BERITA BOLA – Penyerang andalan Fiorentina Stevan Jovetic berharap mendapat pinangan dari Juventus, demikian dilansir BERITA BOLA. Meskipun baru saja meneken kontrak baru nersama La Viola, Jovetic tidak mau menutup kemungkinan untuk hijrah ke Turin.

Masa depan striker asal Montenegro itu sepertinya memang tidak akan panjang di Fiorentina. Jovetic kemungkinan besar akan meninggalkan Fiorentina menuju klub yang berlaga di Liga Champions.

Beberapa klub besar Eropa sudah terang-terangan menunjukkan niatnya untuk memboyong Jovetic.Chelsea adalah salah satu klub yang ngebet mendapatkan jasa Jovetic.

Namun demikian, Jovetic menyatakan bahwa Juve adalah prioritasnya. Ia tidak akan berpikir dua kali untuk menerima pinangan Si Nyonya Tua. Jovetic menyatakan bahwa dia sangat ingin menggantikan Legenda Juventus, Alessandro Del Piero. Kontrak ADP sendiri memang berakhir akhir musim ini dan Juve tidak berniat memperpanjangnya.

Lebih jauh Jovetic menyatakan jika dirinya adalah pengganti yang paling tepat untuk legenda Juventus itu.

Adu Penalti, Siena Singkirkan Palermo

Siena berhasil menyingkirkan Palermo dia ajang Coppa Italia. Klub promosi itu menang lewat drama adu penalti pada pertandingan yang digelar di Stadio Renzo Barbera, Rabu, 14 Desember 2011.

Duel berlangsung sengit sejak awal. Siena yang bertindak sebagai tamu unggul lebih dulu di menit 21 lewat Reginaldo.

Namun gol tersebut langsung dibalas oleh Josip Ilicic di menit 39 lewat eksekusi penalti. Sayang, hanya satu menit berselang Pablo Gonzalez kembali mampu membawa Siena unggul dengan 1-2 dan bertahan sampai turun minum.

Babak kedua baru berjalan satu menit, Ilicic kembali menyamakan kedudukan. Tapi, lagi-lagi Siena berhasil membuka jarak dengan membukukan gol di menit 59, kembali melalui Reginaldo.

Siena hampir menyegel kemenangan di akhir laga. Sayang, di menit pertama injury time, Palermo kembali mendapat hadiah penalti. Ilicic yang dipercaya mengambil tendangan sukses membukukan gol penyeimbang sekaligus hattrick di pertandingan itu.

Laga dilanjutkan dengan perpanjangan waktu. Baru berjalan delapan menit, kini giliran Palermo balik memimpin. Pemain pengganti Nicolas Bertolo mencetak gol bagi timnya. Tapi, keunggulan 4-3 itu hanya bertahan dua menit saja. Siena langsung bisa membalas melalui Angelo Mariano.

Setelah 2 x 15, kedudukan masih imbang 4-4, pertandingan lalu dilanjutkan dengan adu penalti. Sial bagi Palermo, mereka gagal menjaringkan gol sama sekali, sementara Siena mampu menceploskan tiga gol.

Dengan kemenangan ini maka Siena dipastikan melaju ke putaran delapan besar. Mereka nanti akan menghadapi pemenang pertandingan antara Udinese dengan Chievo Verona.

Susunan pemain:

Palermo: Tzorvas (Brichetto 41); Aguirregaray, Migliaccio, Cetto, Mantovani (Bollino 72); Alvarez, Acquah, Della Rocca, Lores; Ili?i?; Budan (Bertolo 60).

Siena: Pegolo; Angelo, Contini, Pesoli, Rossi; Reginaldo (Angella 88), Bolzoni, Codrea (Parravicini 68), Grossi; Larrondo (Sestu 53), Gonzalez.(Ns)

Lazio Tekuk Napoli

BERITA BOLA Roma – Lazio menyenangkan pendukungnya dengan memetik kemenangan. Menjamu Napoli di Olimpico, Minggu (8/4/2012) dinihari WIB, Biancocelesti menang dengan skor akhir 3-1.

Tiga angka yang diperoleh memantapkan Lazio di posisi tiga klasemen sementara dengan koleksi 54 poin hasil 31 kali bertanding. Sedangkan Napoli melorot ke urutan lima dengan 48 poin.

Lazio memimpin dengan peluang nyata pertama setelah menit kesembilan. Dari umpan silang Abdoullay Konko, Tommaso Rocchi mengirim bola kepada Antonio Candreva, yang melepas tembakan untuk menyarangkan bola di tiang dekat.

Edinson Cavani nyaris membawa Napoli menyamakan kedudukan setelah lolos dari jebatan offside. Namun, kiper Federico Marchetti langsung mencegatnya. Bola jatuh ke kaki Marek Hamsik tapi dari tembakannya belum tepat sasaran.

Napoli menyamakan skor di menit 34. Goran Pandev membobol gawang Lazio setelah mendapat umpan backheel dari Chrstian Lavezzi.

Babak pertama ditutup skor sementara menunjukkan Lazio masih diimbangi Napoli 1-1.

Di awal babak pertama, pertandingan tidak terlalu ketat. Namun Stefano Mauri sukses membawa tim tuan rumah kembali unggul menjadi 2-1 di menit 68.

Dari sepak pojok Stefan Radu dilanjutkan dengan umpan silang. Mauri yang berdiri di tengah melepaskan tendangan overhead yang indah dan sukses bebuah gol.

Malang buat Napoli ketika mereka butuh menyamakan kedudukan malah justru terkena hukuman penalti setelah Miguel Bartos menjatuhkan pemain lawan.

Tak menyia-nyiakan tembakan ini, Cristian Ledesma , yang tampil sebagai aljogo dengan sukses menceploskan bola ke sudut kiri atas

Sampai tiga menit tambahan waktu, Napoli tidak mampu mencetak gol tambahan sehingga skor 3-1 untuk keunggulan Lazio bertahan hingga bubar.

Susunan Pemain:
LAZIO: Marchetti, Biava, Diakite, Radu, Konko, Ledesma, Cana (Brocchi 75′), Mauri, Candreva (Scaloni 90′), Rocchi, Hernanes (Gonzalez 45′)

NAPOLI: De Sanctis, Britos, Cannavaro, Aronica (Dossena 72′), Campagnaro, Inler, Hamsik, Dzemaili, Cavani, Lavezzi, Pandev (Vargas 79′)

Juve Akhiri Roma Dengan 3-0

Turin: Juventus menjadi tim pertama yang berhasil meraih tiket melaju ke babak semifinal Coppa Italia musim 2011-2012. Dalam pertandingan perempat final yang berlangsung di kandang sendiri, Juventus Stadium, Turin, Selasa (24/1) malam waktu setempat atau Rabu (25/1) dinihari WIB, Bianconeri menggunduli AS Roma—yang mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain—dengan skor telak 3-0 (2-0).

Juve unggul cepat 1-0 ketika babak pertama baru berjalan enam menit. Umpan yang disodorkan Andrea Barzagli sejatinya tertuju pada Andrea Pirlo. Namun, para pemain Roma gagal mengantisipasinya. Winger Emanuele Giaccherini sigap bereaksi ketimbang Simon Kjaer. Memasuki kotak penalti, Giaccherini melepaskan tembakan bola mendatar ke pojok kiri gawang Giallorossi tanpa dapat ditepis kiper Maarten Stekelenburg.

Roma yang mengendalikan penguasaan bola mencoba mengejar ketinggalan. Namun, solidnya lini pertahanan Bianconeri membuat Francesco Totti dkk gagal menciptakan peluang berarti. Justru, tuan rumah nyaris menambah keunggulan di menit ke-27 ketika sepakan Marcelo Estigarribia dengan susah payah harus ditepis kiper Stekelenburg.

Tiga menit kemudian, Juve berhasil menambah keunggulan melalui gol indah kapten Alessandro Del Piero dari luar kotak penalti. Sepakan melengkung Del Piero menghujam pojok kiri atas gawang Stekelenburg. Di menit ke-39, Estigarribia membuang peluang emas. Lolos dari kawalan bek Roma, sepakan pemain Paraguay tersebut justru melambung.

Sebelum jeda, Giallorossi mendapat dua peluang emas. Pertama ketika tendangan jarak jauh dari Fernando Gago yang masih ditepis kiper Juve Marco Storari. Kedua, tendangan bebas yang dilontarkan Miralem Pjanic dari jarak 30 meter, bola tipis bergulir di sisi kanan gawang. Skor 2-0 untuk Juve bertahan sampai turun minum tiba.

Sejak awal babak kedua, Roma kian agresif memburu gol balasan. Tak kunjung membuahkan hasil, Luis Enrique memainkan Fabio Borini menggantikan Bojan Krkic. Namun, usaha Giallorossi mengejar ketinggalan praktis tertutup setelah di menit ke-68 Erik Lamela diganjar kartu merah akibat menendang bek Juve Giorgio Chiellini.

Antonio Conte bereaksi dengan menurunkan Fabio Quagliarella. Semenit setelah memasuki lapangan, Quagliarella nyaris mencetak gol ketiga bagi Juve ketika sambarannya memanfaatkan umpan silang Estigarribia hanya membentur mistar gawang Roma.

Di sisa waktu, Juve yang unggul jumlah pemain menggempur pertahanan tim tamu. Ketika memasuki menit akhir, defender Roma Simon Kjaer membuat gol bunuh diri saat mengantisipasi crossing Quagliarella yang tertuju pada Alessandro Matri. Skor 3-0 untuk Juve tetap bertahan sampai bubaran.

Di babak semifinal yang akan berlangsung di tempat yang sama, Juve akan menjamu pemenang partai perempat final yang terakhir antara AC Milan dan Lazio. Laga kedua tim baru akan dilangsungkan di San Siro Stadium, Kamis (26/12) malam waktu setempat atau Jumat (27/12) dinihari WIB.

Juventus Incar Bintang Muda United

BERITA BOLA- Paul Pogba merupakan pemain masa depan Manchester United. Juventus menjadi salah satu klub yang sangat berminat kepadanya.

Masa depan Pogba dengan The Red Devils masih belum pasti. Musim ini kontraknya berakhir namun belum ada perpanjangan kontrak yang telah disepakati. Kontraknya yang akan berakhir membuat Pogba berhak melakukan pembicaraan dengan klub lain.

Pemain asal Prancis tersebut telah melakukan kontak dengan Juventus. Bianconeri sendiri telah memberikan penawaran resmi terhadap Pogba. Jika kesepakatan terjadi maka ia akan bergabung dengan The Old Lady selama empat tahun.

Usaha dari Juventus ini takkan mudah terwujud. Sir Alex Ferguson bersama Rio Ferdinand sangat ingin memperpanjang kontrak Pogba

De Rossi Yakin Roma Lolos ke Liga Champions

BERITA BOLA Roma – AS Roma saat ini ada di peringkat keenam dan berselisih empat angka dari posisi ketiga. Dengan Seri A masih menyisakan delapan pekan lagi. Daniele De Rossi optimistis timnya bisa lolos ke Liga Champions.

Sempat terseok-seok di awal musim karena kedatangan Luis Enrique sebagai pelatih baru dan sejumlah pemain baru, Roma kini sudah mulai menemukan konsistensi permainan menjelang pekan-pekan krusial.

Berbekal tiga kemenangan di empat laga terakhirnya dan dibarengi dengan kekalahan yang didapat Udinese, Napoli dan Lazio yang berada di atas mereka, Roma (47 poin) hanya berjarak empat angka dari peringkat ke-3 Lazio.

Dengan tak lagi menyisakan trofi juara yang direbut, tiket ke Liga Champions melalui fase kualifikasi bakal jadi prestasi tersendiri bagi tim berlambang Serigala itu. Dengan masih menyisakan delapan pekan lagi, De Rossi merasa peluang timnya cukup besar untuk finis di posisi ketiga.

Di delapan laga tersisa Roma akan menghadapi Udinese, Fiorentina, Napoli, dan Catania di kandang. Serta harus melawat ke Lecce, Juventus, Chievo dan Verona.

“Kami harus tetap yakin (lolos ke Liga Champions),” tegas De Rossi dalam wawancara dengan BERITA BOLA.

“Fakta bahwa Udinese dan Napoli kalah itu menjadi keuntungan tambahan. Luis Enrique berkonsentrasi laga per laga, tapi kini ada motivasi tambahan. Kami dekat (dengan posisi ketiga) dan harus tetap tampil seperti ini,” lugas gelandang 28 tahun itu.

Round-Up Coppa Italia: AS Roma Singkirkan Fiorentina

Pasukan Serigala Roma menang telak atas tamunya Fiorentina untuk memastikan diri ke babak perempat-final Coppa Italia melawan Juventus.

 

Meski sempat berjalan lambat di babak pertama, anak-anak asuh Luis Enrique berhasil merengkuh kemenangan telak tiga gol tanpa balas di Olimpico Roma, Kamis (12/1) dini hari WIB.

Erik Lamela membuka keunggulan tuan rumah di menit ke-55, sebelum mencetak gol keduanya (66′). Fabio Borini kian menenggelamkan kubu La Viola lewat golnya di menit 75, setelah memanfaatkan rapuhnya pertahanan tim tamu.

Di babak pertama, Fiorentina sebenarnya sempat mendapat dua peluang apik melalui Adem Ljajic. Namun, tendangan pertamanya masih melambung di atas mistar gawang. Sementara, kiper Maarten Stekelenburg berhasil membendung peluang berikutnya.

Tim besutan Delio Rossi terus menggencarkan serangan ke gawang Stekelenburg lewat aksi Riccardo Montolivo dan Stevan Jovetic. Namun, Giallorossi masih mampu mempertahankan skor kacamata hingga babak pertama berakhir.

Pendukung Giallorossi di Olimpico akhirnya bersorak ketika Lamela merobek gawang Neto ketika laga berjalan 55 menit. Kapten Francesco Totti menerima umpan Simone Perrotta di depan gawang, namun gagal mengontrol bola dengan baik. Beruntung, bola meluncur ke kaki Lamela. Tendangan gelandang Argentina melewati kaki Neto dan membawa tuan rumah unggul 1-0.

Fiorentina berpeluang menyamakan kedudukan satu menit kemudian, ketika umpan silang Jovetic diterima Manuel Pasqual yang lolos dari kawalan. Sayang, tendangan Pasqual masih mampu diblok dan bola segera dibuang oleh Perrotta.

Lamela mencetak gol keduanya di menit 66. Borini, yang masuk menggantikan Bojan Krkic di menit 63, memenangkan bola dari pemain bertahan Fiorentina sebelum mengopernya kepada Totti. Kapten Giallorossi kemudian melepaskan umpan kepada Lamela, yang segera membawa tuan rumah unggul dua gol.

Borini sendiri berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah blunder fatal oleh Neto, di mana bola operannya langsung mengarah kepada pemain yang dipinjam dari Parma itu. Tanpa membuang waktu, Borini pun memaksa Neto memungut bola untuk ketiga kalinya.

Pada pertandingan lain, Chievo mengejutkan tuan rumah Udinese dan memastikan diri ke babak perempat-final berkat kemenangan 2-1.

Chievo membuka keunggulan ketika laga baru berjalan delapan menit melalui Paolo Sammarco. Udinese sempat menyamakan kedudukan di penghujung babak kedua (84′) lewat Antonio Di Natale.

Namun, penyerang Prancis Cyril Therau memastikan kemenangan tim tamu di menit 90 dan membawa Chievo ke babak perempat-final untuk menghadapi Siena, 25 Januari mendatang.