Arsip Tag: Piatek

Belum Kunjung Cetak Gol, Piatek Mulai Kena Kutukan Nomor 9?

Krzysztof Piatek belum kunjung mencetak gol di laga pramusim setelah resmi mengenakan nomor punggung 9 di AC Milan sejak 9 Juli 2019. Boleh jadi, ini merupakan pertanda buruk yang sudah berulang kali terjadi di masa lampau.

Kutukan nomor 9 telah memakan korban beberapa striker ternama seperti Gonzalo Higuain, Fernando Torres, Mattia Destro, dan Andre Silva. Setelah tampil apik di musim sebelumnya, torehan nama di atas saat membela Milan menurun drastis.

Piatek dimainkan sejak uji coba pertama Milan melawan Novara. Dalam laga melawan klub Serie C Italia tersebut, ia belum bisa mencetak gol. Hal ini berlanjut ke ajang International Champions Cup (ICC) kala melawan Bayern Munchen, Benfica, dan Manchester United.

Seolah belum berhenti, ia juga belum mencetak gol ke gawang klub Kosovo, Feronikeli, pada Minggu (11/08/19). Dalam laga yang dimenangkan dengan skor 2-0 tersebut, ia harus rela melihat Suso dan Fabio Borini mencetak gol.

Hal ini kemudian mendapatkan sorotan dari media Italia, Corriere della Sera. Piatek dianggap mengecewakan karena keringnya perolehan gol. Boleh jadi, striker asal Polandia ini tak mendapat kesempatan uji coba sebelum bertemu Udinese di pekan perdana Serie A Italia 2019/20 (25/08/19).

Meski begitu, masih terlalu dini untuk menyimpulkan apakah Piatek benar-benar terkena sial. Namun, pelatih Marco Giampaolo diyakini bisa mengeluarkan permainan terbaiknya. Terlebih, Piatek belum sepenuhnya beradaptasi dengan Rafael Leao dan peran baru Suso.

Menantang Piatek Patahkan Kutukan Jersey Nomor 9 Milan

Legenda Milan Andriy Shevchenko mengungkapkan, Krzysztof Piatek layak diserahi jersey nomor 9 AC Milan. Akankah Piatek mampu mematahkan kutukan nomor itu?

Mulai musim 2019/2020, striker Polandia itu memakai nomor 9. Piatek menanggalkan nomor 19 yang dipakainya di setengah musim pertamanya usai direkrut dari Genoa pada bursa Januari lalu.

Piatek telah membuktikan diri sebagai penyerang ulung di Serie A setelah membukukan total 30 gol di sepanjang 2018/19. Sedangkan di Milan, pemain berusia 24 tahun itu tampil menjanjikan dengan mengemas 11 gol dalam 21 penampilan di liga.

Kini Piatek akan memakai nomor ‘keramat’ itu. Di Milan, nomor 9 pernah dipakai striker-striker maut pada zamannya seperti Filippo Inzaghi, George Weah, dan Marco van Basten. Meski demikian, sejak Inzaghi tidak ada pemain nomor 9 Milan yang cenderung sukses. Mulai dari Alessandre Pato, Fernando Torres, Gonzalo Higuain hingga terakhir disandang Andre Silva.

“Dia sudah jelas pantas mendapatkan jersey nomor 9,” ungkap Shevchenko kepada Gazzetta dello Sport. “Cara dia masuk Milan, kealamiannya, gol-gol penting yang sudah dia cetak.”

“Itu adalah dampak yang besar dan sekarang tepat kalau Kris juga memiliki tanggung jawab akan sebuah kaus yang penting.”

Pindah ke AC Milan, Krzysztof Piatek Layak Dihargai Rp 1,2 Triliun

Direktur Genoa, Giorgio Perinetti, percaya bahwa stiker AC Milan, Krzysztof Piatek, pantas mendapat harga jual fantastis.

Krzysztof Piatek didatangkan Genoa pada 1 Juli 2018 dari klub Liga Polandia, Cracovia Krakow.

Pada waktu itu, Genoa “hanya” mengeluarkan dana 4,5 juta euro untuk mendaratkan Krzysztof Piatek.

Selang setengah musim, Genoa mampu menjual Krzysztof Piatek ke AC Milan dengan harga yang nyaris delapan kali lipat dari biaya yang mereka keluarkan saat membeli.

AC Milan menebus penyerang 23 tahun itu dengan mahar 35 juta euro (sekitar Rp559 miliar).

Diakui, Direktur Genoa Giorgio Perinetti, timnya saat itu melakukan perjudian besar kala berani memberi peningkatan besar terhadap harga Piatek.

“Piatek sekarang memasuki dimensi berbeda di bursa transfer,” tutur Perinetti, seperti dilansir BolaSport.com dari laman La Gazzetta dello Sport. “Genoa bertaruh dengannya dan karena kami butuh 35 juta euro dari penjualannya,” katanya menambahkan.

Mungkin, keberanian Genoa memberi label harga tinggi kepada Piatek tak lepas dari penampilannya apiknya selama setengah musim.

Penyerang berpostur 1,83 meter itu mampu menyarangkan gol 19 gol dari 21 penampilan bareng Genoa di dua kompetisi domestik, Serie A dan Coppa Italia.

Bahkan, Perinetti percaya, Piatek kini layak dihargai hingga 80 juta euro atau jika dikonversikan ke rupiah mencapai 1,277 triliun. “Secara teori, Piatek telah menggandakan nilai pasarnya. Kini ia pantas dihargai tak kurang dari 70-80 juta euro,” tutur pria 68 tahun asal Italia itu menutup.