Arsip Tag: Solsjaer

Nemanja Matic Tak Ada Masalah dengan Ole Gunnar Solskjaer

Nemanja Matic kurang mendapatkan jatah bermain di Manchester United musim ini. Pemain 31 tahun itu menegaskan bahwa tak ada masalah dengan Ole Gunnar Solskjaer.

MU sudah memainkan sebanyak empat pertandingan di Liga inggris musim ini. Matic banyak menghuni bangku cadangan, dia sekali menjadi pemain pengganti saat MU diimbangi Southampton 1-1.

Paul Pogba dan Scott McTominay yang menjadi pilihan utama manajer asal Norwegia itu saat MU melawan Chelsea, Wolverhampton Wanderers, Crystal Palace, dan Southampton.

Matic pun dikabarkan oleh media-media Inggris mulai gerah karena belum mendapatkan kesempatan bermain. Meski dikabarkan akan pergi dari Old Trafford, dia tetap bertahan hingga bursa transfer ditutup. Eks pemain Chelsea itu mengaku sudah berbincang dengan Solskjaer. Dia menegaskan tak ada perselisihan dengan Solskjaer.

“Saya bekerja sekeras mungkin, kami menghormati keputusannya, merupakan tugas saya untuk menunjukkan padanya bahwa dia salah dan untuk mengembalikan diri saya ke tempat yang semestinya,” kata Matic di Sportskeeda.

“Tak ada masalah. Saya bilang padanya bahwa saya tak setuju dengannya, tapi dia harus memutuskan tim,” dia menambahkan.

Matic mendapatkan jatah bermain sebanyak 38 kali di semua ajang bersama MU musim lalu. Dia menyumbangkan satu gol, yang dicetak saat Man United mengalahkan Huddersfield Town dengan skor akhir 3-1.

Solskjaer Akui MU Sedikit Beruntung

Manchester United bisa saja langsung mendapatkan pukulan telak di awal laga lawan Chelsea, andai tendangan Tammy Abraham mengarah sedikit lebih ke kanan.

MU menang telak 4-0 saat menjamu Chelsea di Old Trafford, Minggu (11/8/2019) malam WIB. Marcus Rashford mencetak dua gol, sementara dua gol lain dibagi antara Anthony Martial dan Daniel James.

Skor telak tak serta merta menunjukkan bahwa Chelsea tak berdaya di pertandingan ini. The Blues malah lebih banyak mengancam gawang MU.

Dari 18 tembakan, tujuh di antaranya on target dan dua peluang digagalkan tiang gawang. Dua peluang membentur tiang itu seluruhnya tercipta di babak pertama, yakni dari Abraham di menit keempat lalu dari Emerson Palmieri di menit ke-40.

Peluang Abraham di awal pertandingan boleh jadi akan membuat pertandingan berjalan di arah yang berbeda jika menjadi gol. Sebab hal itu pula yang terjadi dengan MU.

Keunggulan yang didapatkan dari penalti Rashford di menit ke-18 membuat MU punya banyak ruang untuk dimanfaatkan, khususnya di babak kedua. Dibantu dengan kesalahan-kesalahan yang dilakukan sang tamu, MU sukses mencetak tiga gol di periode tersebut.

“Babak kedua berjalan luar biasa. Kami bertahan dengan baik dalam hal bentuk pertahanan dan menyerang balik dengan baik pula,” ujar Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer dilansir BBC.

“Kami bisa menyebut diri kami sedikit beruntung bisa unggul 1-0. Tapi kemudian jeda pertandingan tiba, kami menata diri kembali, dan bermain baik di babak kedua,” tambahnya.

MU mencatatkan total 11 percobaan di pertandingan kali ini, dengan lima di antaranya mengarah ke gawang. Solskjaer menjanjikan penampilan MU yang lebih baik ke depannya, seiring level kebugaran para pemain yang membaik.

“Semakin bugar, semakin banyak yang bisa Anda lakukan. Sesimpel itu kok. Anak-anak sudah bekerja keras tapi ini baru awal, kami masih bisa bekerja lebih keras,” tandasnya.

Kenapa MU Sulit Datangkan Incarannya di Musim Panas Ini?

Baru Daniel James pemain yang didatangkan Manchester United pada musim panas ini. The Red Devils masih kesulitan mendatangkan pemain incarannya. Kenapa?

Setelah melewati musim yang buruk, MU berencana bangkit musim depan. Merombak skuat adalah salah satu rencana manajer Ole Gunnar Solskjaer untuk mewujudkan misi itu.

Beberapa pemain bintang pun diincar. Mereka yang dikaitkan ke Old Trafford adalah bek Ajax Amsterdam Matthijs de Ligt, bek Leicester City Harry Maguire, gelandang serang Tottenham Hotspur Christian Eriksen, hingga winger Real Madrid Gareth Bale.

Namun, belum ada satu pun dari mereka yang berhasil didatangkan. Daniel James menjadi satu-satunya yang direkrut pada musim panas ini, setelah dibeli dari Swansea City. Sementara Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace belum menemui kata sepakat kendati rumornya sudah kencang bakal dibeli MU.

Eks pemain MU, Gary Neville, menjelaskan mengapa MU sulit mendatangkan pemain incarannya. Ia menyebut The Red Devils punya pekerjaan rumah terkait itu.

“Sulit untuk melakukannya, itu tidak mudah. Semua orang tahu Manchester United menginginkan pemain dan label harga akan naik. Anda harus mencoba dan mengusahakan pemain datang ke klub. Para pemain juga tak hanya tinggal tanda tangan, mereka juga melakukan tugasnya dan membiarkan agennya bekerja,” jelas Neville kepada Sky Sports.

“Mereka mungkin melakukan 50 pertemuan sebelum pindah klub. Manchester United akan berada di belakang dengan klub besar lainnya, yang juga mencari pemain besar.”

“Sulit bagi semua klub, mereka semua menginginkan pemain yang sama. Mereka menginginkan Harry Maguire, semua juga menginginkannya. Begitu juga dengan Christian Eriksen,” jelas Neville. Selain perkara membeli pemain, Neville juga mengingatkan MU harus melepas beberapa orang. Sejauh ini, gelandang Paul Pogba dan striker Romelu Lukaku menjadi dua bintang yang santer diberitakan akan meninggalkan Old Trafford.

“Manchester United punya pekerjaan besar yang harus dilakukan untuk mendapatkan skuat yang tepat untuk menantang kejuaraan. Mudah-mudahan itu bisa dimulai pada musim panas ini, tetapi ini bukan hanya mendatangkan pemain, tapi juga mengeluarkan beberapa pemain,” mantan bek MU itu menjelaskan.

Solskjaer: Cuma yang Terbaik yang Akan Bertahan di Man United

Ole Gunnar Solskjaer memberikan sinyal bahwa memang akan ada perombakan di Manchester United. Hanya yang terbaik dan pantas yang akan bertahan di klub.

MU diperkirakan akan mengalami perombakan di musim panas tahun ini. Kabar menguat setelah sejumlah nama habis kontrak di akhir musim ini.

Antonio Valencia, Juan Mata, Matteo Darmian, Ander Herrera, Andreas Pereira, dan David de Gea adalah nama-nama yang kontraknya tuntas musim ini. Belum lagi mereka yang dirumorkan akan pergi seperti Eric Bailly, Paul Pogba, dan Alexis Sanchez.

Di saat yang sama, MU sudah dikaitkan dengan daftar pemain incaran. Manajer MU Ole Gunnar Solskjaer menyiratkan bahwa akan ada persaingan ketat untuk bertahan hidup di MU sampai akhir musim nanti.

“Kami perlu pemain-pemain yang bakal mampu membawa kami bergerak maju di sini. Ini akan jadi persaingan di mana yang paling pantas atau yang terbaik yang bertahan. Sekejam itulah kami harus bersikap,” ungkapnya dikutip BBC.

Di bawah arahan Solskjaer, MU menunjukkan tanda-tanda bangkit dengan meraih 15 kemenangan dari 22 pertandingan. Mereka berimbang dua kali dan kalah di lima laga dalam periode itu. Di laga teranyarnya, MU takluk 0-1 di Old Trafford pada leg pertama perempatfinal Liga Champions. Di laga itu, Pogba dkk tak berhasil mencatatkan satupun tembakan on target.

Laga itu menunjukkan seberapa jauh tim Solskjaer mesti melangkah untuk menyamai tim-tim terbaik Eropa.

“Kami sudah menghadapi tim Barcelona yang memasang standar di sepakbola Eropa. Kami memahami sepenuhnya bahwa akan butuh kerja keras dan bakal ada sejumlah keputusan berat yang dibuat oleh saya, Mick (Phelan – asisten manajer), dan klub,” sambungnya.

“Anda ingin melihat para pemain maju dan bilang ‘Saya mau jadi bagian dari ini.’ Anda lihat Fred dan Scott McTominay di lain hari berani mengambil tanggung jawab. Itulah yang kami harapkan dari semua pemain,” tandas Solskjaer.

Start dengan 4 Kemenangan Beruntun, Solskjaer Jadi yang Pertama Sejak 72 Tahun Silam

Manchester United berhasil menaklukkan Newcastle United dengan skor 2-0 dalam laga pekan ke-21 Liga Inggris di St. James’ Park, Kamis (3/1/2019) dini hari WIB.

Gol dari Setan Merah dicetak oleh Romelu Lukaku (64′) dan Marcus Rashford (80′).

Hal ini membuat MU menorehkan empat kemenangan secara beruntun dibawah asuhan pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

The Red Devils sebelumnya juga mampu melibas Cardiff 5-1, Huddersfield 3-1, dan Bournemouth 4-1.

Dilansir dari OptaJoe, bahwa apa yang ditorehkan pelatih Solskjaer, membuatnya menjadi pelatih pertama MU yang memulai karirnya di Old Trafford dengan langsung mencatatkan 4 kemenangan beruntun sejak 72 tahun silam.

Selama 72 tahun tersebut, belum ada pelatih MU yang langsung menorehkan 4 kemenangan beruntun ketika baru pertama menangani MU.

Hanya ditahun 1946, hal tersebut pernah dicatatkan oleh sang legenda, Matt Busby ketika memulai start sebagai pelatih MU pada 1946 dengan menorehkan lima kemenangan beruntun ketika melawan Grimsby Town 2-1, Chelsea 3-0, Charlton Athletic 3-1, Liverpool 5-0, dan Middlesbrough 1-0.